Pilkada 2024

Debat Publik Pertama Paslon Pilkada Kotabaru 2024 Sukses, Begini Perdebatannya

KPU Kotabaru sukses melaksanakan Debat Publik pertama untuk tiga paslon Pilkada 2024, Rabu (12/11/2024).

Penulis: Muhammad Tabri | Editor: Kamardi Fatih
Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Tabri
Tiga paslon kandidat Bupati dan Wakil Bupati Kotabaru saat debat publik pertama Pilkada 2024 di Gedung Indoor Basketball, Rabu (12/11/2024). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - KPU Kotabaru sukses melaksanakan Debat Publik pertama untuk tiga paslon Pilkada 2024, Rabu (12/11/2024).
 
Kegiatan yang dihelat di Gedung Indoor Basketball ini berlangsung seru, dengan penyampaian visi misi dan program kerja unggulan di sesi pembuka.

Setidaknya, ada tiga calon yang mengisi podium di atas panggung, masing-masing Rusli-Syairi nomor urut 1, Fatma-Said Akhmad nomor urut 2 dan Iqbal-Surya nomor urut 3.

Masing-masing paslon diberikan waktu empat menit untuk pemaparan, dengan saling bergantian antara calon bupati dan calon wakil bupati yang menyampaikan visi misi.

Pada pertanyaan pertama terkait upaya memajukan daerah, yakni mengenai transfer daerah ke Provinsi Kalsel yang mencapai Rp 29 triliun di 2023, sehingga apa strategi paslon yang bisa dilakukan guna mendapatkan bagi hasil dengan porsi lebih banyak.

Menjawab pertanyaan yang dibacakan moderator, paslon nomor urut 2, Said Akhmad menilai bisa dimulai dari tahap perencanaan yang tepat dan akurat, sehingga bisa diajukan ke pusat dan membuka peluang  untuk mendapatkan porsi bagi hasil yang lebih besar.

Menanggapi jawaban tersebut, Iqbal dari paslon nomor urut 3 menilai memang perlu perencanaan, namun yang ada selama ini menurutnya terkatung-katung, sehingga banyak daerah-daerah yang keuangannya dari alokasi pembagian itu tidak tersentuh.

Syairi, mewakili paslon nomor urut 1 mengatakan, upaya mendapatkan bagi hasil yang lebih besar tidak lepas dari perencanaan dan lobi-lobi politik.

Dirinya yakin, saat ini hanya paslon nomor urut 1 dengan disokong sejumlah parpol, maka ini bisa menjadi strategi yang tepat untuk menggaet porsi bagi hasil yang lebih banyak.

Sementara, jeda di segmen pertama sempat terhenti karena kendala teknis yakni terkait suara masing-masing paslon yang menyampaikan tanggapan kurang jelas terdengar saat berada di atas panggung.

Di kesempatan yang sama, Ketua KPU Kotabaru, Andi M Saidi mengatakan, debat yang diselenggarakan ini memiliki peran starategis dalam memberikan informasi penting bagi masyarakat, terutama terkait visi, misi, dan program kerja dari masing-masing paslon.

"Debat ini juga menjadi media paslon untuk menyampaikan pandangan dan rencana mereka dalam pembangunan Kotabaru lima tahun ke depan," katanya.

Sepanjang debat berlangsung, antusias masing-masing pendukung dengan yel-yel juga mewarnai helatan debat kandidat dengan dipandu moderator. (Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Tabri) 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved