Ekonomi dan Bisnis

Perkembangan Pasar Modal di Kalsel Capai 8.798 Nasabah

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalsel, mengatakan, perkembangan pasar modal hal tersebut terlihat dari beberapa sisi. Termasuk nilai transaksi saham

Penulis: Salmah | Editor: Irfani Rahman
Foto BEI Kalsel
Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia Kalimantan Selatan saat  pengenalan investasi di pasar modal Banjarmasin kepada mahasiswa 

BANJARMASINPOST.CO.ID- Perkembangan sektor Pasar Modal di Kalimantan Selatan (Kalsel) menunjukkan pertumbuhan yang positif, bahkan kepemilikan saham tertinggi di antara provinsi lain se- Kalimantan.

Agus Maiyo, Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalsel, mengatakan, perkembangan pasar modal hal tersebut terlihat dari beberapa sisi.

Yakni peningkatkan nilai kepemilikan saham, Per september jumlah Single Investor Identification (SID) dan nilai transaksi saham secara berturut-turut sebesar 13,08 persen, 10,28 persen,
dan 31,93 persen. 

"Dari sisi nilai penjualan APERD, tercatat sebesar Rp329 miliar dengan jumlah nasabah sebanyak 8.798 nasabah," ungkap Agus, Kamis (4/12/2024).

Baca juga: Lowongan Kerja PT Bosnet Distribution Indonesia, Perusahaan Telkom Group Ini Cari Sejumlah Posisi

Baca juga: Lowongan Kerja PT Pertamina Hulu Rokan, Lulusan D3 - S1 Bisa Daftar, Cek Posisi & Lokasi Penempatan

Sementara dari data terhimpun Kalsel menjadi provinsi dengan nilai kepemilikan saham tertinggi di antara provinsi lain se- Kalimantan, yaitu sebanyak Rp79,7 triliun. 

"Data OJK menunjukkan bahwa investor di Kalsel didominasi oleh individu, 99,92 persen atau sebanyak 170.724 akun," tandas Agus. 

(banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved