Berita Tanahabumbu

Waspada Buaya Saat Banjir, Rob Landa Pesisir Tanbu

Kemarin Kecamatan Batulicin, Kabupaten Tanahbumbu dilanda banjir rob, air naik ke kawasan penduduk, warga juga dihimbau waspada buaya

|
Penulis: Muhammad Fikri | Editor: Irfani Rahman
Dok ISTIMEWA/VIDEO DI GRUP WA
Ilustrasi Buaya - Banjir rob terjadi di kecamatan Batulicin Kabupaten Tanahbumbu, kemarin, warga dihimbau juga waspada buaya 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Beberapa waktu terakhir, Kelurahan Batulicin, khususnya RT 1 dan sebagai RT 2, Kecamatan Batulicin, Kabupaten Tanahbumbu, kerap dilanda rob. Air dari laut naik sekitar pukul 16.00 Wita sampai 19.00 Wita.

Air pasang menggenangi permukiman serta Jalan Pasar Lama sepanjang kurang lebih 500 meter.

Banjir terlihat tidak mengganggu aktivitas warga. Ketua RT 1, Suparjo, mengatakan rob menerpa wilayahnya setiap Desember atau Januari. “Cuma ini tidak lama. Paling satu sampai dua jam,” paparnya, Kamis (5/12).

Ketinggian air bervariasi. Paling tinggi selutut orang dewasa. Jika setinggi ini maka beberapa rumah warga kemasukan air. Kendati demikian warga tidak mengungsi

Di RT tersebut tampak anggota Unit Damkar Batulicin, Fadli, melakukan pemantauan. Kebetulan lokasinya tidak jauh dari posko mereka.

Fadli pun mengingatkan warga agar waspada saat banjir khususnya terhadap hewan liar seperti buaya. Hal ini mengingat binatang buas itu sering muncul di sungai Batulicin.

Baca juga: BREAKING NEWS- Kapal TB 208 Tenggelam di Perairan Taboneo Kalsel, Sempat Terekam Kamera

Baca juga: Pasca Heboh Penampakan Buaya di Pantai Pagatan Tanbu, Pengunjung Masih Ramai Berkunjung ke Lokasi 

Kamis, hujan mengguyur mulai sekitar pukul 14.00 Wita hingga sekitar pukul 17.00 Wita. Hujan dengan intensitas ringan ini juga terjadi di kawasan perkantoran pemerintah kabupaten dan perkotaan Batulicin. Sejumlah pegawai yang pulang kerja memakai mantel atau jas hujan.

Mewakili Kepala  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanbu Sulhadi, Kabid Kedaruratan dan Logistik Mukhtar Halim mengatakan kecamatan pesisir seperti  Kusan Hilir, Batulicin, Simpangempat dan Satui merupakan daerah langganan rob.

“Terparah Satui. Di sana ada tiga desa yang rawan terdampak yakni Satui Barat, Satui Timur dan Satui Timur. Jika parah warga biasanya mengungsi,” ucapnya.

Selain pasangnya air lalu, hujan mengancam. Apalagi terjadi berbarengan maka air berpotensi besar memasuki permukiman.

Kepala Desa Satui Timur Misransyah mengatakan jika banjir bandang, pihaknya menyiapkan kantor desa untuk jadi tempat pengungsian. (rin)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved