UMKM Kalsel
UMKM Kalsel Degan Jelly Royan Mampu Bertahan hingga Delapan Hari, Begini Trik Pembuatannya
Adapun Degan Jelly Royan tenryata mampu bertahan delapan hari meski tak pakai pengawet,begini cara pengolahan dan harganya
Penulis: Muhammad Tabri | Editor: Irfani Rahman
BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU -Meski tak menggunakan pengawet, Degan Jelly Royan yang diproduksi di Desa Sarang Tiung, Kabupaten Kotabaru, bisa bertahan hingga delapan hari.
Diungkapkan Ahmad Jailani, untuk bisa bertahan selama itu, memang ada trik yang ditetapkan, sehingga masa penjualan maupun disimpan bisa lebih lama.
"Kuncinya ada pada air kelapa yang dimasak dengan bubuk Jelly didinginkan dulu baru dimasukan ke batoknya," beber Jailani buka-bukaan.
Terkait olahannya yang sudah berjalan sekitar setahun terakhir, lulusan SMKN 1 Kotabaru ini mengaku hanya menggunakan kelapa lokal yang dipanen petani.
Namun bubuk jelly yang digunakan harus mendatangkan dari Thailand, karena tidak menggunakan jelly yang dijual pada umumnya.
Adapun untuk proses pengolahan, dimulai dari pengupasan sabut kelapa dengan bentuk yang sudah ditentukan.
Kemudian dibelah, daging kelapa muda dan airnya dimasak dengan campuran resep formulasinya dalam durasi tertentu.
Baca juga: UMKM Kalsel - Pertama di Kotabaru, Begini Kesegaran Degan Jelly Royan Sarang Tiung
Berikutnya, didinginkan dan kemudian dimasukkan kembali ke batok kelapa, dikemas dengan plastik dan didinginkan dalam frezer.
Setiap kali produksi, Jailani biasanya mempekerjakan tiga orang warga sekitar. Yakni untuk pengupasan dan packaging.
"Untuk pengupasan hanya menggunakan pisau atau manual, per biji upahnya 3 ribu rupiah," sebut Jailani.
Degan Jelly Royan sendiri kini jadi primadona baru dalam menikmati segarnya kelapauda di Kabupaten Kotabaru.
Setiap bulan, produksi UMKM binaan PT Arutmin NPLCT ini rata-rata bisa mencapai 500 hingga 700 buah, untuk memenuhi permintaan.
Adapun harga jual di tiap outletnya yakni Rp25.000 dan di minimarket modern lainnya Rp30.000.
(Banjarmasinpost.coid/MuhammadTabri)
UMKM Kalsel: Intip Pendapatan Hj Maspah, Tekuni Usaha Kerupuk Ikan Haruan di Banjarmasin |
![]() |
---|
UMKM Kalsel: 15 Tahun Jual Kerupuk Ikan Haruan di Banjarmasin, Hj Maspah Wariskan Usaha pada Anak |
![]() |
---|
UMKM Kalsel: Kiprah Hj Maspah Produksi Kerupuk Ikan Haruan Selama 15 Tahun di Banjarmasin |
![]() |
---|
UMKM Kalsel - Orderan Keripik Biji Gatah Kai Gaul Kian Banyak, Sahrul Ungkap Kendala Bahan Baku |
![]() |
---|
UMKM Kalsel - Trik Marketing Keripik Kai Gaul Buatannya, Sahrul Mubarak Menyamar Jadi Kakek-kakek |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.