Berita Banjarmasin

ULM Turun Klaster dari Mandiri Menjadi Madya, Kini di Bawah PTN Lain di Kalimantan 

Ini kata Masunardi, Ketua LPPM ULM mengenai akreditasi Universitas LambungMangkurat (ULM),ia harap ULM harus optomis

|
Penulis: Salmah | Editor: Irfani Rahman
banjarmasinpost.co.id/mamang
Ilustrasi Gerbang ULM Banjarmasin. ULM Turun Klaster dari Mandiri Menjadi Madya, Kini di Bawah PTN Lain di Kalimantan, 

BANJARMASINPOST.CO.ID-Berdasarkan klasterisasi perguruan tinggi tahun 2025 yang dirilis Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, ULM hanya masuk dalam klaster Madya, tertinggal dari beberapa perguruan tinggi negeri (PTN) lain di Kalimantan.

Jika dibandingkan dengan PTN lainnya di Kalimantan, Universitas Tanjungpura (Untan) menjadi satu-satunya PTN di Kalimantan yang berhasil masuk ke klaster Mandiri. 

Bahkan ULM kini juga dianggap kalah dengan Universitas Mulawarman (Unmul), Institut Teknologi Kalimantan (ITK), Universitas Palangka Raya (UPR), dan Universitas Borneo Tarakan (UBT) yang sudah berada di klaster Utama.

Sebagai PTN yang berlokasi di Kalimantan Selatan (Kalsel), ULM menghadapi tekanan untuk meningkatkan daya saingnya, mengingat posisinya yang strategis sebagai salah satu perguruan tinggi tertua di kawasan tersebut.

Baca juga: Ajarkan Green Entrepreneur ke Mahasiswa Kehutanan ULM, Tanam 1001 Pohon Ulin di Tahura Sultan Adam

Baca juga: Menikmati Libur Nataru 2024, Berikut Enam Rekomendasi Destinasi Wisata di Kotabaru Kalsel

Masunardi, Ketua LPPM ULM, mengatakan, hal ini adalah efek domino turunnya akreditasi A atau unggul menjadi C atau baik.

"Mau tidak mau harus berbenah menghadapi akreditasi memperoleh akreditasi A kembali, salah satunya pengabdian masyarakat dikuatkan lagi," ujarnya.

Skor Sinta ULM peringkat 27 Nasional Skor Sinta harusnya Mandiri namun dari sisi akreditasi tidak terpenuhi.

"Riset masih bisa dilakukan seperti biasa. Dosen muda sekarang bisa ikut proposal kompetitif, walaupun reviewer tidak ada dari ULM melainkan dosen-dosen nasional," jelasnya.

Pastinya, ditegaskan Masunardi, pihaknya terus berupa untuk meningkatkan kembali akreditasi menjadi A atau unggul.

Daddy Fahmanadie @hli hukum Alumnus ULM, menanggapi fenomena ini, bahwa yang pertama justru sebagai akademisi ULM  mestinya tidak harus pusing dengan ini dan   memahami dengan kondisi tersebut.

Baca juga: Gubernur Kalsel Muhidin Tetapkan Upah Minimum Sektoral Provinsi 2025, Segini Rinciannya

Baca juga: Lowongan Kerja Pamapersada Nusantara, Berikut Posisi Dibutuhkan, Lulusan D3-S1 Bisa Daftar

"Sebab pada dasarnya kondisi demikian hanya dalam konteks transisi saja, dalam artian penyetaraan sehingga sebagai civitas akademik perlu memahami ini dengan baik tanpa risau dan over thinking, justru membalik keadaan dengan dari transisi demikian mendukung hasil rekareditasi yang diajukan tim nanti, serta mendukung kesuksesan assessment lapangan nantinya," jelasnya 

Jadi ini sesuatu yang wajar saja menurut Daddy, bukan sesuatu ya g harus kita lebihkan atau disesatkan dengan segala hoax yang beredar atau menyudutkan tentang ULM.

"Prestasi ULM saat ini dengan prodi-prodi terbaik bahkan memiliki predikat unggul sya secara pribadi dan dosen meyakini ULM akan meraih akreditasi unggul kembali nantinya," kata Daddy yang juga Komisioner Penyiaran Daerah Kalimantan Selatan.

Adapun yang harus dilakukan adalah bagaimana supporting manajerial ULM dan tatakelola ULM yang lebih baik kembali, dilakukan dengan budaya organisasi yang lebih optimal dan saya civitas akademik ULM optimis akan meraih akreditasi Unggul kembali.

 (banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)
 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved