Berita Tanahbumbu
Perduli Lingkungan, SMPN 2 Kusan Hulu Tanbu Buat Ecobrick
Siswa-siswi SMPN 2 Kusan Hulu, Kabupaten Tanahbumbu, Kalimantan Selatan belum lama tadi melaksanakan kegiatan ecobrick, ini tujuannya
Penulis: Muhammad Fikri | Editor: Irfani Rahman
BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Para siswa-siswi SMPN 2 Kusan Hulu, Kabupaten Tanahbumbu, Kalimantan Selatan belum lama tadi melaksanakan kegiatan ecobrick
Sebagai Sekolah Adiwiyata tingkat provinsi, ini merupakan bentuk inovasi untuk menciptakan lingkungan belajar yang ramah lingkungan dan sebagai bentuk komitmen mendidik siswa untuk peduli terhadap lingkungan.
Diketahui, ecobrick adalah botol plastik yang telah dipadatkan dengan plastik tak terpakai untuk membuat sejenis blok bangunan yang dapat digunakan kembali, dalam rangka sekuestrasi plastik.
Konsep dibalik ecobrick adalah untuk menggunakan dan mendaur ulang plastik bekas konsumsi, membuatnya ramah lingkungan
Program pembuatan ecobrick merupakan langkah konkret mendukung visi tersebut sekaligus mengintegrasikan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila.
Baca juga: Ular Piton Sepanjang 4 Meter di Tanbu Gagal Memangsa Kucing, Ditangkap Saat Melilit Buruannya
Baca juga: Lowongan kerja PT Paguntaka Cahaya Nusantara, PLN Group Buka 4 Posisi Ini Lulusan SMA-S1 Bisa Daftar
Melalui program ecobrick ini, SMPN 2 Kusan Hulu, membuktikan bahwa sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga tempat beraksi nyata untuk menjaga kelestarian lingkungan.
“Kegiatan ini menjadi bagian dari program sekolah dalam mendukung Profil Pelajar Pancasila (P5) sekaligus memperkuat status sekolah sebagai Sekolah Adiwiyata tingkat provinsi. Membuat ecobrick tidak hanya bertujuan mengurangi limbah plastik, tetapi juga sejalan dengan visi dan misi sekolah yang berwawasan lingkunganlingkungan,” kata Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Kusan Hulu, Sri Supadmi, Jum'at (24/1/2025).
Diharapkan kegiatan seperti ini dapat terus berkembang, tidak hanya di lingkungan sekolah, tetapi juga melibatkan masyarakat sekitar. dengan cara ini, maka visi menciptakan generasi yang cinta lingkungan dapat terwujud.
Pihak sekolah melibatkan seluruh siswa secara aktif pada pelaksanaan inovasi ini, mulai dari pengumpulan plastik bekas hingga proses pembuatan ecobrick.
Tidak hanya membentuk karakter peduli lingkungan, tetapi juga mengasah kreativitas siswa dalam mencari solusi terhadap permasalahan lingkungan. Ini adalah bentuk nyata kontribusi SMPN 2 Kusan Hulu sebagai Sekolah Adiwiyata.
Salah satu siswa, Matylda Shea Cipta Joly dari kelas IX, merasa bangga dapat berkontribusi dalam kegiatan berwawasan lingkungan.
“Kami belajar banyak tentang bahaya sampah plastik dan cara mengolahnya menjadi sesuatu yang berguna seperti ecobrick. Selain seru, saya juga jadi lebih peduli untuk mengurangi sampah di lingkungan sekitar,” tuturnya dengan antusias.
Pada kegiatan tersebut siswa mengumpulkan plastik bekas seperti bungkus makanan, kantong plastik, dan botol plastik. Sampah-sampah tersebut dipadatkan ke dalam botol hingga menjadi ecobrick. Hasilnya dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, seperti bahan konstruksi sederhana atau furnitur ramah lingkungan.
(Banjarmasinpost.co.id,/Muhammad Fikri)
| Fun Rescue Day Bersama Damkar Tanahbumbu, IRT Diedukasi Menangani Kebocoran Gas di Dapur |
|
|---|
| Ritual Melarung Ayam Kampung di Laut Pagatan, Cara Nelayan Tanahbumbu Jaga Tradisi Leluhur |
|
|---|
| Puluhan Kapal Nelayan Hiasi Laut Pagatan Tanahbumbu, Puncak Perayaan Mappanre Ri Tasi’e 2026 |
|
|---|
| Damkar Tanah Bumbu Evakuasi Ular Kobra dari Balik Lemari Warga |
|
|---|
| Mobil Terjun Sawah di Desa Kersik Putih Tanahbumbu, Diduga Hilang Kendali saat Hendak Menyalip |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Kegiatan-Siswa-SMPN-2-Kusan-Hulu-melaksanakan-kegiatan-ecobrick.jpg)