Breaking News

Berita Tanahlaut

Wabah PMK di Jawa Merebak, Transaksi di Pasar Hewan Pelaihari Tetap Ramai

Kasus PMK di Jawa tak berpengaruh terhadap aktivitas di Pasar Hewan Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut

Penulis: BL Roynalendra N | Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/Banyu Langit Roynalendra
PETUGAS Pasar Hewan Pelaihari menyemprot armada pengangkut sapi dengan desinfektan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Merebaknya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada ternak sapi di Sragen, Jawa Tengah, tak berpengaruh terhadap aktivitas di Pasar Hewan Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel).

Penuturan sejumlah pedagang sapi, Jumat (24/1/2025), suasana hari pasar pada Senin kemarin di pasar hewan terbesar di Kalimantan tersebut tetap ramai seperti pekan lalu dan pekan-pekan sebelumnya.

Halaman parkir tetap penuh seperti biasanya. Ratusan ekor sapi juga tetap dijajakan di galangan setempat. Orang yang datang, penjual maupun pembeli, juga tetap ramai.

Kepala UPTD Rumah Potong dan Pasar Hewan Pelaihari Ferliansyah mengatakan aktivitas di pasar hewan setempat tak ada perubahan. "Tetap ramai," ucapnya.

Baca juga: Cegah PMK, Armada Pengangkut Sapi yang Masuk ke Pasar Hewan Pelaihari Disemprot Desinfektan 

Baca juga: Tampung 800 Hingga 1000 Ekor Sapi, RPH Banjarmasin Pastikan Semua Bebas Kasus PMK

Baca juga: Gegara Wabah PMK, Pasar Ternak di Jawa Timur Tutup

Sapi yang terjual pada transaksi Senin pekan lalu dikatakannya sebanyak 150 ekor. Sedangkan pada Senin kemarin sebanyak 125 ekor.

"Saat ini memang untuk sapi potong daya beli dagingnya berkurang. Untuk sapi bakalan juga berkurang daya belinya. Yang jelas, tidak ada pengaruh PMK," tegas Ferliansyah.

Lebih lanjut ia mengatakan upaya pencegahan PMK juga terus dilakukan di pasar hewan setempat melalui penyemprotan desinfektan terhadap seluruh armada pengangkut sapi yang masuk.

Penyemprotan desinfektan dimulai sejak Senin pekan lalu dan berlanjut pada Senin kemarin. Penyemprotan dilakukan sejak pagi hingga sekitar pukul 10.00 Wita. (banjarmasinpost.co.id/banyu langit roynalendra nareswara)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved