DPRD Kalsel

Usulkan Revisi Perda, DPRD Kalsel Desak BPBD Serius Tangani Banjir Tahunan

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan didesak untuk mengambil langkah serius dalam menangani banjir tahunan yang kembali melanda sejumlah daerah

Penulis: Muhammad Syaiful Riki | Editor: Edi Nugroho
Humas DPRD Kalsel
Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi I DPRD Kalsel dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, pekan lalu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan didesak untuk mengambil langkah serius dalam menangani banjir tahunan yang kembali melanda sejumlah daerah sejak awal 2025.

Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalsel menyoroti perlunya mitigasi yang lebih efektif. Wakil rakyat ini bahkan mengusulkan revisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana.

Desakan ini disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi I DPRD Kalsel dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, pekan lalu.

Sekretaris Komisi I DPRD Kalsel, Ilham Nor menegaskan, BPBD perlu lebih proaktif turun ke lapangan untuk memberikan mitigasi kepada warga terdampak.

Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi I DPRD Kalsel d DD
Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi I DPRD Kalsel dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, pekan lalu.

“Karena banjir ini merupakan bencana tahunan, perencanaan yang lebih baik harus disiapkan, termasuk kemungkinan revisi Perda jika diperlukan,” ujar Ilham seusai rapat.

Ia juga meminta BPBD Kalsel mengevaluasi dokumen penanganan banjir yang ada dan meningkatkan koordinasi dengan dinas terkait serta para pemangku kepentingan untuk merumuskan solusi jangka panjang.

“Kami mendorong BPBD Kalsel untuk melakukan evaluasi terhadap dokumen penanganan banjir dan berkoordinasi kembali dengan dinas serta stakeholder terkait agar dapat merumuskan solusi efektif dalam mencegah banjir di tahun berikutnya,” tambah Ilham.

Banjir di Kalimantan Selatan yang telah berlangsung hampir sebulan ini memicu keprihatinan berbagai pihak, mengingat bencana serupa terus berulang setiap tahun.

Pemerintah provinsi sendiri saat ini tengah menyalurkan bantuan sosial sembari menyiapkan langkah strategis untuk solusi jangka panjang. (AOL)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved