KALSEL PARK DI TAHURA

WISATA KALSEL -  Buka di Akhir Februari 2025, Kalsel Park Tahap Kedua Juga Ada Sarana Pertunjukan

Kalsel Park di Tahura Sultan Adam Mandiangin akan dikembangkan dalam dua tahap dengan penambahan fasilitas glamping dan sarana pertunjukan

|
Penulis: Nurholis Huda | Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda
KALSEL PARK - Areal Glamping dan Cabin Kalsel Park di Bukit Tengger Tahura Sultan Adam. Objek Wisata ini akan dibuka pada akhir Februari 2025 ini.  

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Salah satu spot wisata Kalsel yang terbaru yakni Kalsel Park di Tahura Sultan Adam Mandiangin akan dikembangkan dalam dua tahap. 

Tahap pertama pengembangan cafe dan lima hunian glamping dan cabin. Kemudian, Pengembangan tahap kedua yakni ada ditambah hunian glamping dan cabinnya menjadi lebih banyak. 

"Jadi memang benar. Kami kembangkan Kalsel Park ini secara bertahap. Pada tahap kedua  pada tahun 2026 dengan total pembangunan mencapai 10 unit kabin dan 10 unit glamping, " kata  General Manager PT Safwah Insani Meratus, Ahmad Nujhan, Jumat (7/2/2025).

Adapun Fasilitas yang ditawarkan nantinya akan setara dengan hotel bintang tiga, mencakup AC, kamar mandi dalam, serta twin bed untuk kenyamanan wisatawan.

Baca juga: WISATA Kalsel :  Dilengkapi WI-FI,  Pengunjung KalselPark Bebas Berselancar di Internet

Baca juga: WISATA Kalsel -  Fasilitas Hotel Bintang 3, Segini Bocoran Tarif Nginap di Glamping Kalsel Park

"Di Tahap kedua, nanti akan dibangun areal Amfiteater. Lokasi itu nantinya dirancang untuk ada lokasi pertunjukkan atraksi kesenian lokal yang bisa disajikan untuk pengunjung di Kalsel Park, " jelas Ahmad Nujhan. 

Disampaikan dia, pihaknya akan juga menyediakan berbagai paket wisata, termasuk gathering, outbound, dan wedding package.

"Tunggu soft opening kami. Nanti kita akan sampaikan tahapan pembangunan dari Kalsel park dan fasilitas penunjang lainnya," kata dia. 

Kepala Tahura Sultan Adam, Ainun Jariah melalui Kepala Seksi Pemanfaatan Hutan, Khairullah, menambahkan, secara teknis pihaknya di UOTD Tahura masih belum terlalu menguasai ilmu tentang wisata alam.

Sebab secara umum Tahura Sultan Adam memiliki fungsi sebagai area konservasi dengan lahan hutan seluas 113.000 hektare.

"Karena itu, kami (di UPTD Tahura) sangat berterima kasih ada pihak lain atau pihak swasta yang bisa menunjang wisata di Tahura Sultan Adam," kata Khairullah. 

Baca juga: Wisata Kalsel - Menginap di Lokado HSS, Kini Banyak pilihan Homestay dan Villa Bagi Wisatawan

Khairullah mengaku, selain untuk lebih meningkatkan daya tarik wisatawan, kerjasama dengan pihak swasta itu juga bertujuan untuk meningkatkan layanan wisata khususnya di Tahura Sultan Adam Mandiangin.

"Standar layanan wisata di Kalsel masih tertinggal dengan daerah lain khususnya pulau Jawa. Jadi tidak ada salahnya jika kita melibatkan pihak yang lebih berpengalaman dalam bidang wisata ini," jelasnya.
(Banjarmasinpost.co.id/ Nurholis Huda)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved