Banjarbaru Juara

Buka Pasar Ramadan 2025, Aditya Harapkan Perputaran Ekonomi Mengalami Peningkatan 

Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin buka langsung pasar wadai ramadhan besutan pemko setempat, Sabtu (01/03/2025). 

Penulis: Stanislaus Sene | Editor: Edi Nugroho
(Banjarmasinpost.co.id/Stanislaus sene). 
BUKA PASAR WADAI-Pembukaan Pasar Wadai Ramadhan oleh Walikota Banjarbaru, Aditya dihadiri SKP terkait dan instansi vertikal Kota Banjarbaru.   

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin buka langsung pasar wadai ramadhan besutan pemko setempat, Sabtu (01/03/2025). 

Seremonial pembukaan pasar wadai Ramadhan dihadiri langsung Ketua DPRD Banjarbaru, Gusti Rizky Sukma Iskandar Putera, Kapolres Banjarbaru, AKBP Pius X Febry Aceng Loda serta SKPD Pemko Banjarbaru. 

Bernuansa Mediterania, pasar wadai ramadhan ini diisi oleh 186 stand. Mulai dari stand kuliner, perbankan, informasi keamanan hingga _fashion_.  20 stand diantaranya digratiskan untuk usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Aditya mengatakan, yang menjadi pembeda dalam pasar ramadhan 1446 Hijriah ini adalah, lebih banyaknya makanan tradisional khas Banjar. 

BUKA PASAR WADAI-Pembukaan Pasar Wadai Ramadhan12
BUKA PASAR WADAI-Pembukaan Pasar Wadai Ramadhan oleh Walikota Banjarbaru, Aditya dihadiri SKP terkait dan instansi vertikal Kota Banjarbaru.

"Jangan lagi lebih banyak makanan yang kurang sehat. Makanan kekinian, tapi tonjolkan makanan khas lokal, itu yang kita pesan," katanya. 

Adapun pembayaran dalam pasar wadai ini, bervariasi. Baik itu tunai maupun _cashles_ (Qris, red). Kendati demikian, Wali Kota Aditya melakukan pembayaran Qris secara langsung. 

Ini bertujuan, meningkatkan indeks digitalisasi yang ada di Pemko Banjarbaru. 

"Jadi kita mengurangi transaksi secara tunai, dan tentunya juga melalui digital ini lebih aman untuk bertransaksi. Baik para pembeli termasuk penjual," bebernya.

Disinggung soal perputaran ekonomi di pasar ramadhan, Aditya berharap dapat melampaui perputaran ekonomi pasar ramadhan di tahun sebelumnya. 

Pasalnya, pasar wadai sendiri, kata Aditya merupakan event promosi daerah serta ajang memperkenalkan makanan lokal daerah. 

"Harapannya adalah putaran ekonomi baik secara mikro ini bisa berjalan dengan baik. Pertumbuhan indeks ekonomi kita harapkan bisa lebih meningkatkan dengan adanya event pasar wadai ini," paparnya. 

Ia turut mengimbau kepada masyarakat agar bisa memanfaatkan event pasar wadai untuk sarana pemenuhan kebutuhan saat berbuka puasa. 

"Untuk para pedagang agar kebersihan di lingkungan dagangan bisa dijaga. Jangan jual makanan, tapi lingkungan kotor.  Budayakan hidup bersih dan yang kita jual juga kita jamin higienitasnya," tutupnya. (AOL). 

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved