Berita Tapin

Hujan Deras Guyur Tapin, Warga Binuang Kembali Kebanjiran

Sejumlah rumah di Binuang Kabupaten Tapin terendam air akibat luapan siring Sungai Serawi. Ini harapan warga di lokasi

Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Irfani Rahman
Banjarmasinpost.co.id/muhtar wahid
TUNJUKAN WILAYAH TERENDAM - Sumaji, menunjukkan Sungai Serawi yang meluap hingga merendam sebagian rumah warga di RT 15 Kelurahan Binuang, Kecamatan Binuang, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalsel, Jumat (7/3/2025).  

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, sejak Jumat (7/3/2025) pagi hingga siang, kembali membawa duka bagi warga RT 15 Kelurahan Binuang, Kecamatan Binuang. Sejumlah rumah terendam air akibat luapan siring Sungai Serawi.

Hj Ahul, salah seorang warga terdampak, hanya bisa pasrah saat melihat air mulai menggenangi rumahnya. Dengan sigap, ia mengangkat barang elektronik ke tempat yang lebih tinggi dan memindahkan perabotan agar tak terendam. 

Air yang mengalir deras dari sungai itu dengan cepat memasuki rumahnya, mencapai setinggi mata kaki orang dewasa.

“Setiap tahun kami mengalami ini. Kalau hujan deras beberapa jam, pasti air masuk rumah. Kami berharap pemerintah bisa mencari solusi agar kami tidak terus-terusan mengalami musibah ini,” ujar Hj Ahul dengan nada harap.

Baca juga: Satu Hari Dua Kebakaran Terjadi di Tapin, Empat Rumah Warga Tinggal Puing

Baca juga: Kabar Terkini Banjir Pengaron Banjar, Air Mulai Masuk ke Puluhan Rumah Warga

Sungai Serawi, yang muaranya mengarah ke Kelurahan Raya Belanti dan hulunya berada di Kecamatan Salam Babaris, menjadi penyebab utama luapan air. 

Menurut Sumaji, tokoh relawan di Kelurahan Binuang, sebelum sungai tersebut disiring, hampir seluruh rumah di RT 15 selalu tergenang saat hujan deras turun.

“Air ini datang dari wilayah pegunungan di Desa Kambang Habang, Kecamatan Salam Babaris. Biasanya mulai naik sekitar pukul 12.00 Wita dan baru surut saat malam hari,” ungkap Sumaji.

Ia pun berharap kepemimpinan baru di Kabupaten Tapin dapat memberikan perhatian lebih terhadap persoalan banjir ini.

 “Kami ingin ada solusi nyata. Jangan setiap tahun warga harus berjibaku dengan banjir tanpa ada perubahan,” imbuhnya.

Hingga berita ini diturunkan, warga masih bersiaga sambil membersihkan rumah mereka dari sisa genangan air, berharap tak ada hujan susulan yang memperparah keadaan.

(Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid) 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved