Berita Banjar
Para Pemuda Ini Bersihkan Masjid Bambu Kiram, Turut Jaga Warisan Budaya
Geopark Youth Forum menggelar kegiatan Gerakan Peduli Situs (GPS) yakni dengan melestarikan situs-situs budaya. Bersihkan Masjid Bambu Kiram
Penulis: Nurholis Huda | Editor: Irfani Rahman
BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Geopark Youth Forum menggelar kegiatan Gerakan Peduli Situs (GPS) yakni dengan melestarikan situs-situs budaya di Kalimantan Selatan, Meratus.
Kegiatan serentak dilakukan di tiga wilayah, yaitu Kabupaten Bnajar Kota Banjarmasin, Kabupaten Banjar, dan Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
Untuk di kabupaten Banjar salah satu situsnya yang ikut dibersihkan adalah Masjid Bambu Kiram
Ada juga Masjid Sultan Suriansyah (Kota Banjarmasin) dan Masjid Su'ada (Kabupaten Hulu Sungai Selatan).
Setiap lokasi kegiatan dikoordinasikan oleh Inayatul Maulida di Banjarmasin, Deavindy Amanda Gresita di Kabupaten Banjar, dan Luthfy Al Razieb di Hulu Sungai Selatan.
Baca juga: Lapas Banjarbaru Usulkan 10 WBP Dapat Remisi Langsung Bebas di Idul Fitri 2025,Cek Jadwal Kunjungan
Baca juga: BREAKING NEWS - Pimpinan BULOG Kalsel Dicopot, Beberapa Jam Usai Mentan Amran Bertemu Petani di Tala
Ketua Meratus Geopark Youth Forum, Muhammad Miftah Farid, Minggu (23/3/2025) menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga warisan budaya.
"Gerakan Peduli Situs ini merupakan wujud nyata kepedulian pemuda terhadap pelestarian sejarah dan budaya daerah. Kami berharap kegiatan ini dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk ikut serta dalam upaya menjaga dan merawat situs budaya yang ada di Kalimantan Selatan. Situs bersejarah ini bukan hanya milik generasi sekarang, tetapi juga warisan berharga bagi generasi yang akan datang," ujarnya.
Kegiatan ini juga dilaksanakan bekerja sama dengan beberapa komunitas, seperti Pepelingasih, Putik Bersih, Sekolah Rakyat Kalimantan Selatan, dan Duta Wisata Hulu Sungai Selatan.
Gerakan Peduli Situs (GPS) merupakan aksi nyata dalam merawat situs budaya bersejarah yang menjadi identitas masyarakat Banua.
Kegiatan ini tidak hanya berupa aksi kebersihan, tetapi juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pelestarian situs budaya. Selain itu, kegiatan ini juga dikemas dengan pembagian takjil dan buka puasa bersama.
Giat ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk masyarakat setempat dan pengelola situs, yang merasa terbantu dengan adanya dukungan dari generasi muda.
Salah satu pengurus masjid menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan tempat ibadah, serta menguatkan kesadaran akan pentingnya merawat warisan budaya.
(Banjarmasin Post/ Nurholis Huda)
| Update Pembebasan Lahan Bendungan Riam Kiwa Kabupaten Banjar, Kini Tahap Penilaian Ganti Rugi |
|
|---|
| Tertunda Setahun, HIPMI Banjar Akhirnya Gelar Muscab, Pilih Ketua Umum Baru |
|
|---|
| Triwulan I 2026, Kejari Banjar Selesaikan Empat Perkara Lewat Restorative Justice |
|
|---|
| OB dan Cleaning Service di RSUD Ratu Zalecha Banjar Diperkuat Cegah Penularan Penyakit Berbahaya |
|
|---|
| Usulan 185 Formasi CASN Banjar Masih Diverifikasi Pusat, Posisi Guru, Tenaga Kesehatan dan Teknis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Kegiatan-Bersih-Bersih-di-Situs-Geopark-Minggu-233-2025.jpg)