Kriminal Nasional
Geger Pasutri Ditemukan Tewas di Dalam Rumah, Mulai Keluarkan Bau Tak Sedap, Pisau Jadi Bukti
Heboh Sepasang pasangan suami istri (pasutri) muda yakni Riswaldi (35) dan Popy Pranita (26) ditemukan tewas di kediaman mereka di Kabupaten Asahan
BANJARMASINPOST.CO.ID - Masyarakat di Jalan Gambas, Kelurahan Siumbut Baru, Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, heboh.
Sepasang pasangan suami istri (pasutri) muda yakni Riswaldi (35) dan Popy Pranita (26), ditemukan tewas dalam rumah mereka di perumahan Arta Graha, pada Sabtu (22/3/2025) siang.
Kondisi keduanya mulai mengeluarkan bau tak sedap.
Sementara penyebab tewasnya keduanya masih dalam penyidikan pihak kepolisian.
Jasad Riswaldi dan Popy pertama kali ditemukan oleh keluarga yang curiga karena tidak dapat menghubungi mereka.
Agus Setiawan, salah satu anggota keluarga, menceritakan bahwa mereka mencoba menelepon korban namun tidak mendapatkan jawaban.
Baca juga: Yuk Besok Nobar Timnas Indonesia vs Bahrain di Balai Kota Banjarmasin, Cek Jadwalnya
Baca juga: Lowongan Kerja Kemenkes RI, Berikut Lima Posisi Dibutuhkan, Cek Syarat Kualifikasinya
"Sudah dari kemarin saya coba menghubungi, tapi tidak ada yang menjawab. Akhirnya kami datang ke sini," ujarnya.
Setelah mendapati situasi mencurigakan, Agus bersama dua anggota keluarga lainnya memutuskan untuk mendobrak pintu rumah.
"Kami curiga, saya bawa martil sama pahat untuk membuka pintu," tambahnya.
Kondisi dan Penyelidikan
Setelah pintu dibuka, aroma tak sedap langsung tercium, menarik perhatian warga sekitar.
Polisi yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Kota Kisaran, Ipda Riswan Lubis, segera memasang garis polisi di lokasi kejadian.
"Kami masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut," kata Ipda Riswan.
Dari informasi yang diperoleh, kedua korban ditemukan dalam keadaan bersimbah darah di dalam kamar, dengan jasad Riswaldi menindih Popy.
"Kami menduga mereka sudah meninggal lebih dari satu hari," ungkap Kanit Jatanras Polres Asahan, Ipda Dolok Saribu.
Di lokasi kejadian, ditemukan sebuah pisau yang diduga menjadi barang bukti.
Namun, Ipda Dolok enggan memberikan keterangan lebih lanjut mengenai barang bukti tersebut, menegaskan bahwa penyelidikan masih berlangsung.
"Kami belum bisa menerangkan karena tim masih bekerja," ujarnya.
sUMBER : Tribunnews.com
Pria 35 Tahun Ini Tega Habisi Nyawa Anak Kandung Berusia 3 Tahun, Gegara Ajakan Rujuk Ditolak |
![]() |
---|
Kronologi Polisi di Sumatera Utara Gagalkan Peredaran 10 Kg Sabu, Tangkap Kurir Saat Naik Motor |
![]() |
---|
Geger Penemuan Jasad Bayi di Bekasi, Terbungkus Kain Berwarna Hijau dan Terikat |
![]() |
---|
UPDATE Ibu di Jambi Lecehkan 17 Anak, 2 Korban Diajak Berhubungan Badan, Kejiwaan Pelaku Diperiksa |
![]() |
---|
Hantamkan Batu ke Kepala Ayah Kandung Hingga Tewas, Ini Kata Polisi Soal Anak Bunuh Ortu Lagi Tidur |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.