Mengenal Rival PS Tapin di Liga 4

Persimer Merauke Banyak Lahirkan Pesepak Bola Top Papua

Berdasar hasil drawing ulang Liga 4, klub juara Kalimantan Selatan, PS Tapin tergabung di Grup L bersama Persimer Merauke juara Papua Selatan

Tayang:
Instagram/@foldiaban_photo
Instagram/@foldiaban_photo PARTAI PENENTU - Penggawa Persimer Merauke (merah) tampil ngotot hadapi tekanan pemain Golden FC pada partai penentu wakil Papua Selatan ke babak nasional Liga 4 2024-2025. Laga panas di Stadion Katalpal Merauke, Rabu (9/4/205) itu dimenangi Persimer 3-2. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Putaran nasional kompetisi Liga 4 Indonesia 2024/2025 bakal bergulir pada 21 April hingga 27 Mei mendatang. 


Berdasar hasil drawing ulang pada Senin (14/4), klub juara Kalimantan Selatan, PS Kabupaten Tapin tergabung di Grup L bersama Persimer Merauke (Papua Selatan), PSAB Aceh Besar (Aceh) dan Sang Maestro (Surabaya) selaku tuan rumah. 


Meski nama-nama klub pesaing terdengar asing di kuping publik pencinta bola di Banua, tapi mereka tak bisa dianggap enteng.


Persimer misalnya, merupakan jawara Liga 4 di Papua Selatan yang dimainkan pada 26 Maret hingga 9 April 2025. Mereka menempati peringkat pertama klasemen akhir dengan koleksi 13 poin. Hasil empat kali menang dan sekali imbang. 


Liga 4 Papua Selatan musim perdana ini diikuti enam tim, yakni Persimer, Golden FC, Noterdam FC, Persimap Mappi, Bevak Roman FC dan  Persibodi Boven Digoel. 


Meski babak 64 besar Liga 4 ini bakal jadi kiprah perdana Persimer di level nasional, tapi diyakini tim berjulukan Laskar Gerbang Timur Nusantara itu akan mampu berbicara banyak. Terlebih mereka ditangani legenda Persipura, Eduard Ivakdalam yang kenyang pengalaman nasional.


Pemain andalan Persimer yang disebutkan dalam sumber-sumber yang ada adalah Martinus Marisan dan Eddy Sabenan. Selain itu, Persimer juga diperkuat oleh pemain muda lainnya seperti Johanes Auri, Marten Jopari dan Marthen Burwos. 


Dalam beberapa musim terakhir, Persimer juga mendapatkan pemain baru seperti Rian Ayomi (gelandang bertahan) dan Randy May (bek tengah). 


Ketua Asprov PSSI Papua, Benhur Tomi Mano, menyebut, banyak sekali pemain dari Papua Selatan yang direkrut di Persipura Jayapura dan PON. Itu karena bakat, talenta dan skil mereka luar biasa.


‘’Kenapa tidak, Persimer Merauke ini bisa dikembalikan jayanya untuk bisa mengikuti liga 3, liga 2 dan bisa sampai ke liga 1. Ini kebanggan masyarakat Kota Rusa Merauke, kalau Persimer bisa sampai ke Liga I,” tutur Benhur. 


“Yang penting adalah kemauan, tekad dan kerja sama. Karena sepak bola ini bukan politik. Tapi sepak bola ini bagaimana untuk membina. Kalau politik masuk di sepak bola, maka itu akan kacau dan rusak,” ujar dia. 


“Seperti Persipura. Saya tidak pernah bawa Persipura ke ranah politik. Sarana untuk mempersatukan, satu untuk 11 dan 11 untuk satu untuk meraih kemenangan,’’ ucap Benhur. (banjarmasinpost/mulyadi danu saputra)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved