Berita Banjarbaru

Kondisi Kuburan Massal Peristiwa 23 Mei Banjarmasin di Landasan Ulin, Plang Ulin Kusam Jadi Penanda

Begini kondisi kuburan massal korban kerusuhan 23 Mei 1997 atau Jumat Kelabu di Landasan Ulin Kota Banjarbaru, ditumbuhi rumput liar

Penulis: Rizki Fadillah | Editor: Irfani Rahman
banjarmasinpost.co.id/rizki fadillah
KUBURAN MASSAL - Kondisi pemakaman massal korban peristiwa Jumat Kelabu di kawasan pemakaman umum di Jalan Ahmad Yani kilometer 22, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Kamis (22/5/2025). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Kuburan massal korban peristiwa Jumat Kelabu yang di Jalan Ahmad Yani kilometer 22, Landasan Ulin, Banjarbaru, menjadi saksi betapa chaosnya Kota Banjarmasin tanggal 23 Mei 1997.

28 tahun lalu, disana dimakamkan lebih seratus mayat dalam satu liang lahat. Mereka menjadi korban peristiwa kerusuhan yang terjadi di pusat Kota Banjarmasin kala itu.

Pantaun Bpost Kamis (22/5/2025) siang, kondisi makam dilahan milik Pemerintah Kota Banjarmasin itu masih ditumbuhi rumput rimbun dan ada bekas pembersihan.

Plang kayu ulin bertuliskan “Jumat Kelabu Makam Massal” masih menancap dengan kondisi kusam. Hanya itu yang menjadi penanda kuburan massal Jumat Kelabu.

Masih di areal makam massal korban Jumat Kelabu, terdapat beberapa nisan yang sengaja dipasang oleh pihak keluarga korban kerusuhan. 

Baca juga: Satu Pegawai Diduga Intimidasi Istri Narapidana, Bapas Banjarmasin: Tak Sesuai Fakta

Baca juga: Lowongan Kerja PT Adaro Energy, Penempatan Kalsel, Kalteng dan Jakarta, Lulusan SMK- S1 Bisa Daftar

Bahkan beberapa nisan ada yang lengkap dengan identitas dan tanggal kematian. 

Pengawas makam, Taufik mengatakan setiap tahun menjelang tanggal 23 Mei, pemakaman massal korban Jumat Kelabu tersebut rutin dilakukan pembersihan.

Sebab kawasan tersebut menurutnya sering dikunjungi peziarah terutama setiap tanggal 23 Mei yang menjadi peringatan peristiwa Jumat Kelabu.

Pembersihan dari rumput liar dilakukan untuk memberikan kenyamanan bagi peziarah atau keluarga yang biasa berkunjung ke pemakaman massal tersebut.

“Dua minggu sebelumnya sudah kami besihkan, supaya kalau ada yang ziarah sudah bersih dari rumput tinggi, Kami akan jaga suapaya tidak ditumbuhi rumput-rumput tinggi,” ujarnya.

Taufik tak mengetahui berapa jumlah jenazah yang dimakamkan disana. Sebagai pengawas baru di lahan pemakaman milik Pemko Banjarmasin, ia hanya memastikan makam massal peristiwa Jumat Kelabu tetap terawat.

(Banjarmasinpost.co.id/Rizki Fadillah)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved