Berita Viral
Tangis Petani di Trenggalek Pecah Imbas Lahannya Dirusak Rombongan Motor Trail, Panitia Minta Maaf
Petani di Trenggalek, Jawa Timur hanya bisa tertunduk lemas sampai menangis melihat ladang yang susah payah ia tanami rusak parah akibat motor trail.
Penulis: Danti Ayu Sekarini | Editor: Mariana
BANJARMASINPOST.CO.ID - Seorang petani di Trenggalek, Jawa Timur hanya bisa tertunduk lemas melihat ladang yang susah payah ia tanami rusak parah, viral di media sosial.
Angan-angan untuk memanen hasil tanaman itu pupus usai ladang milik sang petani dirusak rombongan motor trail yang memaksa melintas.
Terlihat melalui video yang diunggah akun Instagram @mongabai.id Senin (2/6/2025) puluhan sepeda motor memaksa melintasi ladang yang berada di kawasan perbukitan.
Akibat minimnya akses jalanan, puluhan sepeda motor yang sedang mengantri tersebut melindas tanaman-tanaman di ladang milik warga.
Alhasil tanaman milik warga pun mengalami patah hingga rusak parah tak bersisa.
Baca juga: Sempat Viral karena Meluber ke Jalan, Ini Kondisi TPS HKSN Banjarmasin Setelah Empat Hari Ditutup
Baca juga: Kepulan Asap Keluar, Geger Big Mall Samarinda Terbakar Tengah Malam
Bekas roda-roda sepeda motor trail terlihat jelas membekas di tanah serta daun-daun yang berserakan.
Melihat kondisi ladangnya yang mendadak hancur, seorang pria petani paruh baya pun tak kuasa menahan tangis.
Sembari memegangi arit, petani tersebut terduduk lemas di pinggiran ladang.
Tak lepas tangan, panitia dari rombongan motor trail itu sempat meminta maaf.
Sembari memberikan sejumlah uang, salah satu panitia menyampaikan permintaan maaf kepada petani yang ladangnya terdampak.
"Tim panitia mohon maaf, kami merusak tanaman sampean," tuturnya.
Walau sudah mempertanggung jawabkan perbuatannya, warganet masih menyayangkan sikap salah satu panitia yang dinilai kurang bersimpatik lantaran meminta petani tersebut untuk diam dan berhenti menangis.
Padahal meski sudah diganti rugi, menanami ladang dinilai bukan lah hal yang mudah lantaran menyita banyak waktu serta tenaga.
"syaiful.bsri: Uang segitu dapet apa?, emang nanam tumbuhan gaa butuh waktu? Kenapa banyak bgt kejadian begitu dah,"
"reedonez : Ga semua bisa diselesaikan dengan uang,"
"immagsf : Pidanakan bisa ngga sih?"
Timpal sejumlah warganet dalam kolom komentar unggahan tersebut.
(Banjarmasinpost.co.id/Danti Ayu)
| Cium Tangan Saat Masuk Rumah, Mantan Menantu Malah Merampok dan Bunuh sang Mertua, Terkuak Masa Dulu |
|
|---|
| Orangtua Santri Resah, Dugaan Pelecehan Sesama Jenis Mencuat di Ponpes, Polisi Dapati Laporan Korban |
|
|---|
| Sebar Konten Tak Senonoh Belasan Mahasiswi, Mahasiswa Umsida Ambil Foto Korban di Medsos, Nasibnya? |
|
|---|
| Sudah Bayar Rp600 Juta ke Oknum Polisi Buat Pelicin, Pelaku Penipuan Kecele Barbuk Tak Dikembalikan |
|
|---|
| Ngamuk, Terdakwa Pembunuhan 1 Keluarga Teriak Bukan Pelaku, Sebut Polisi Patahkan Kaki Biar Mengakui |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Petani-nangisis.jpg)