Berita Hulu Sungai Selatan
Haul Ke-4 Guru Kapuh Digelar Empat Hari, Sebanyak 4.508 Relawan Siap Bantu Jemaah
Haul ke-4 Guru Kapuh akan digelar selama empat hari, pada 26 – 29 Juni 2025. Total relawan yang bergabung sekitar 4.508 orang.
Penulis: Adiyat Ikhsan | Editor: Mulyadi Danu Saputra
BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Lebih kurang seminggu lagi bakal digelar haul ke-4 Tuan Guru H Muhammad Ridwan Baseri atau dikenal sebagai Abah Guru Kapuh. Saat ini, panitia pelaksana terus lakukan persiapan.
Haul tahun ini akan digelar selama empat hari, berlokasi di makam Abah Guru Kapuh di Kapuh Madani, Kecamatan Simpur, Hulu Sungai Selatan, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). Haul ke-4 ini akan dilaksanakan pada 26 – 29 Juni 2025.
Pada Kamis malam, 26 Juni, acara untuk relawan, masyarakat HSS dan sekitarnya. Lalu pada Jumat malam 27 Juni, acara dari pihak keluarga, undangan dan pihaknya mendapatkan ID Card, berlokasi di Pendopo Abah Guru Kapuh. Ada pun pada Sabtu malam 28 Juni, merupakan malam puncak bagi masyarakat umum. Sedangkan pada Sabtu pagi 29 Juni, khusus jemaah wanita.
Koordinator Tim Induk Kapuh Madani, Sukeran, menuturkan, konsentrasi massa lebih banyak di saat malam puncak. Mereka datang dari berbagai daerah, bahkan luar Provinsi Kalsel.
“Area dibagi empat zona. Tambahan satu untuk zona utama di lokasi acara. Masing-masing ada koordinator dan tiap zona ada posko lagi. Tentunya antisipasi dan memudahkan panitia, serta jemaah yang datang dari berbagai daerah,” jelas Sukeran kepada banjarmasinpost.co.id, Selasa (17/6/2025).
Sukeran melanjutkan, demi memudahkan penyambutan jemaah, panitia membagi zona berdasar kedatangan. Zona 1 berada dari Hamalau, zona 2 di Sungai Raya, Zona tiga Masjid Su’ada (Baangkat), zona 4 masuk di Amawang yang langsung ke zona utama.
“Semoga pengaturan ini memudahkan jemaah sampai ke lokasi. Kemudian stiker telah ditentukan berdasar wilayah zona kedatangan. Tentunya agar memudahkan panitia mengatur dan menempatkan sesuai kedatangan,” papar Sukeran. Dia menambahkan, untuk haul ke-4 ini total relawan yang bergabung sekitar 4.508 orang.
Sekadar kilas balik, Tuan Guru KH Muhammad Riduan Baseri atau yang lebih dikenal dengan nama Guru Kapuh meninggal dunia pada Rabu pagi (11/8/2021) pukul 09.05 Wita di Rumah Sakit Brigjen H Hasan Basry, Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
Ulama kondang dan karismatik di Kalimantan Selatan itu, tutup usia setelah menjalani sejumlah perawatan di rumah sakit tersebut. Dia merupakan pengasuh Majelis Taklim Al Hidayah, Ponpes Ibnu Atthaillah dan Ketua MUI Kabupaten HSS.
“Guru Kapuh menjalani perawatan di rumah sakit selama 13 hari sejak 30 Juli dan dinyatakan meninggal dunia 11 Agustus 2021,” beber Ismayanti, Kepala Bidang Pelayanan dan Penunjang Medik RSUD Brigjen H Hassan Basry Kandangan, kala itu. (banjarmasinpost/adiyat ikhsan)
haul
Guru Kapuh
Kecamatan Simpur
Kabupaten Hulu Sungai Selatan
Kalimantan Selatan (Kalsel)
Hamalau
Sungai Raya
Stiker
Relawan
Rumah Sakit Brigjen H Hasan Basry
| Dapat Remisi Khusus Idulfitri 1447 Hijriah, Satu Napi Langsung Tinggalkan Rutan Kandangan Kalsel |
|
|---|
| Rahmah Bawakan Makanan Kesukaan Anak Saat Kunjungi Rutan Kandangan Kalsel di Momen Idulfitri 1447 H |
|
|---|
| Pohon Timpa Rumah Jamberi, Begini Tanda-tanda Pohon Akan Tumbang |
|
|---|
| Pedagang Sampaikan Masukan untuk Pemkab HSS yang Akan Renovasi Pasar Rakyat |
|
|---|
| Peneliti Asal Swedia Kagumi Layangan Dandang Kabupaten HSS, Terpikat Bunyi Uniknya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Makam-Guru-Kapuh-ramai-peziarah.jpg)