Berita HSS

Balarut Lanting Bambu di Loksado HSS, Peserta Festival Bamboo Rafting 2025 Bagi Pengalaman Menarik

Peserta Festival Bamboo Rafting (FBR) Tahun 2025 dengan penuh antusias menyusuri Sungai Amandit di Loksado

Penulis: Adiyat Ikhsan | Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/ Adiyat Ikhsan
BAMBOO RAFTING- Peserta Festival Bamboo Rafting (FBR) Tahun 2025 sedang menikmati arus Sungai Amandit dengan pemandangan alam Pegunungan Meratus, Sabtu (21/6/2025). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN- Peserta Festival Bamboo Rafting (FBR) Tahun 2025 dengan penuh antusias menyusuri Sungai Amandit di Loksado, Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).

Tentunya hal ini, nampak terlihat ketika Joki Bamboo Rafting mulai berangkat membawa para peserta FBR yang mengawali start dari Dermaga Loksado, hingga Finish di Dermaga Desa Hulu Banyu, Sabtu (21/6/2025) siang.

Di tengah perjalanan menyusuri alam Pegunungan Meratus menggunakan lanting bambu tersebut, para peserta tidak lupa mengabadikan momen dengan gadget masing-masing.

Arus sungai yang berarus sedang dan debit air tidak terlalu tinggi, hingga membuat air tampak begitu bersih dan terang sampai terlihat dasar sungai. Menjadi pengalaman perjalan peserta lebih menyenangkan.

Baca juga: Ada Enam Desa, Ini Daftar Pemenang Festival Mahumbal di Loksado HSS 

Seperti yang diutarakan tiga peserta FBR 2025 asal Kabupaten Banjar ini, Azizah, Syifa, dan Rofiq ketika berbincang-bincang dengan Banjarmasinpost.co.id.

Ketiganya mengakui, bahwa belarut lanting bambu atau Bamboo Rafting menjadi pengalaman pertama, begitu pun mengikuti FBR  di Loksado, HSS ini. 

“Pengalaman menarik dan menyenangkan, awalnya tidak menyangka kalau durasi perjalanan sampai, sekitar dua jam, saya kira hanya 30 menit saja. Kami diberi pesan oleh Joki kalau posisi lanting miring ke kiri, kami tahan dengan mengarahkan badan ke kanan dan sebaliknya. Namun, secara keseluruhan kami menikmati alam Loksado,” kata Azizah.

Begitu pula yang diutarakan, Syifa, memiliki pengalaman menarik saat naik Bamboo Rafting dengan sungai yang bagus dan air pegunungan yang menyegarkan.

“Pastinya sangat menyenangkan, dengan pemandangan alam dan kondisi air yang bagus. Jokinya pun baik, selalu menjelaskan, ketika kami bertanya. Namanya Ibrahim,” timpalnya sambil mengingat sisa perjalan tersebut.

Sementara, Rofiq turut berbagai pengalaman, menurutnya dengan harga biasa Rp 300 ribu dengan rute dan durasi yang cukup panjang tersebut, wisatawan mendapatkan pengalaman yang menarik.

“Worth it bagi saya dengan harga, segitu. Sebab menurut saya pengalaman di alam tadi sangat menyenangkan dan menyegarkan. Apalagi event tadi gratis,” tambahnya.

Peserta Festival Bamboo Rafting (FBR) Tahun 2025 12
BAMBOO RAFTING- Peserta Festival Bamboo Rafting (FBR) Tahun 2025 sedang menikmati arus Sungai Amandit dengan pemandangan alam Pegunungan Meratus, Sabtu (21/6/2025).

Ketiganya mengakui, berangkat dari Kabupaten Banjar ke Loksado HSS untuk ikuti Event Bamboo Rafting 2025 tadi, menjadi pengalaman baru dan menarik.

Ketika ditanya, apakah ingin kembali ke Loksado? Ketiganya kompak, mengakui, apabila ada kesempatan ingin kembali dan mengajak teman-teman.

Banyak pengalaman unik dan menarik, tegang, serta lucu ketika bermain Bamboo Rafting tersebut.

Baca juga: Festival Bamboo Rafting 2025, Produk Olahan dan Jajanan UMKM di HSS Dominasi Stand

Rangkaian Festival Bamboo Rafting Tahun 2025 di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) yang digelar Pemerintah Kabupaten HSS sejak 17 – 21 Juni 2025, berakhir di puncak acara di Loksado

Penutupan event tahunan ini dilaksanakan malam ini di Lapangan Lambung Mangkurat Kandangan dengan menampilkan berbagai hiburan.

Pemerintah Daerah (Pemda) HSS berharap, melalui event ini, Pariwisata HSS semakin banyak dikenal masyarakat Kalsel dan luar. (Banjarmasinpost.co.id/Adiyat Ikhsan)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved