Berita Banjarbaru
BRT Banjarbakula Segera Beroperasi Lagi, Dishub Kalsel Bakal Rekrut Sopir dan Navigator
Dishub Kalsel tengah menyiapkan rute baru layanan Bus Rapid Transit (BRT) Banjarbakula menuju kawasan Perkantoran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel
Penulis: Muhammad Syaiful Riki | Editor: Budi Arif Rahman Hakim
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Dinas Perhubungan (Dishub) Kalimantan Selatan tengah menyiapkan rute baru layanan Bus Rapid Transit (BRT) Banjarbakula menuju kawasan Perkantoran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel di Banjarbaru.
Rute ini diharapkan bisa mulai beroperasi pertengahan Juli 2025, bersamaan dengan selesainya perbaikan armada.
Kepala Dishub Kalsel, M Fitri Hernadi, mengatakan, rute tersebut sedang dalam tahap penyusunan dan ditargetkan bisa diluncurkan saat Hari Jadi Provinsi.
“Kami sedang siapkan rute dari Simpang Empat Banjarbaru menuju kawasan perkantoran Pemprov, dan sore harinya akan kembali ke arah Banjarmasin. Jika perbaikan BRT rampung, rute ini bisa kami launching sekaligus,” ujarnya, Minggu (22/6/2025).
Sejak 11 Mei 2025, operasional BRT Banjarbakula dihentikan sementara karena perawatan armada.
Selama masa tersebut, hanya layanan BTS (Buy The Service) Trans Banjarbakula yang tetap beroperasi, namun dengan jumlah armada terbatas.
Hal ini menyebabkan meningkatnya permintaan akan kehadiran kembali BRT, terutama dari warga yang biasa mengandalkan transportasi umum ini.
Baca juga: Warga Antusias Sambut Pemindahan Rute Car Free Day di Banjarmasin, Ini Kata Dishub dan Wali Kota
Baca juga: Pendaftaram SPMB SMA, SMK dan SLB di Kalsel Dibuka Besok, Calon Siswa Harus Cermat Pilih Jalur
“Target kami pertengahan bulan depan, armada BRT sudah kembali beroperasi seperti semula. Paling lambat peluncuran saat momentum hari jadi provinsi,” tegas Fitri.
Selain rute baru, Dishub juga mempersiapkan rekrutmen sopir dan navigator baru yang rencananya digelar dua pekan lagi. Fitri memastikan, proses seleksi akan dilakukan secara profesional dan independen.
“Kami pastikan tidak ada keterlibatan internal Dishub dalam proses rekrutmen. Semuanya akan dilakukan oleh pihak luar seperti Polda, BPTD, Jasa Raharja, dan BPSDM,” jelasnya.
Langkah ini diambil setelah pihaknya menemukan sejumlah sopir lama yang tak memenuhi syarat, bahkan ada yang tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).
Karena itu, seluruh driver dan navigator akan diverifikasi ulang untuk menjamin keselamatan dan kualitas layanan.
“Pengawasan terhadap sopir sebelumnya masih lemah, tidak seperti BTS Banjarbakula yang diawasi oleh manajemen pihak ketiga. Ke depan, BRT Banjarbakula juga akan dikelola lebih profesional,” katanya.
Selama masa nonaktif, Dishub melakukan perawatan menyeluruh terhadap armada, mulai dari pengecekan mesin, sistem pengereman, kelistrikan, hingga kebersihan interior dan eksterior.
“Kami tidak ingin terburu-buru mengoperasikan BRT jika belum benar-benar siap. Keselamatan dan kenyamanan penumpang tetap prioritas utama,” tegas Fitri. (msr)
| Nilai TKA di Banjarbaru Keluar Tapi Sertifikat Belum, Kepsek SMPN 15 Ungkap Nilai Rata-rata |
|
|---|
| Pasca Hari Raya Iduladha 2026, Harga Telur Ayam di Banjarbaru Anjlok |
|
|---|
| Hari Ini Pengumuman Kelulusan SMP di Banjarbaru, Kadisdik: Pengukuhan dan Pelepasan Tak Bersamaan |
|
|---|
| Pasca Iduladha Harga Bawang Merah di Banjarbaru Alami Kenaikan, Capai Rp 50 Ribu Per Kilo |
|
|---|
| Penutupan Jalan Cempaka-Banjarbaru 3 Bulan, Satlantas Arahkan Pengendara ke Tiga Jalan Alternatif |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/penumpang-angkutan-umum-saat-hendak-menaiki-BRT-di-Halte-Kota-Citra-Graha.jpg)