Kabar Kaltim
Big Mall Dua Kali Terbakar, Ini Permintaan DPRD Samarinda Kalimantan Timur
Big Mall Samarinda Kalimantan Timur telah alami dua kali terbakar, ini permintaan DPRD setempat.
BANJARMASINPOST.CO.IOD, SAMARINDA – Big Mall Samarinda Kalimantan Timur telah alami dua kali terbakar, ini permintaan DPRD setempat.
Seperti diketahui, asap muncul dari tenat baju, Big Mall Samarinda Kaltim kembali terbakar, Kamis (17/7/2025) sekitar pukul 06.00 Wita.
Sebelumnya, kepulan asap keluar, geger big mall Samarinda terbakar tengah malam, Selasa (3/6/2025) dini hari sekira pukul 00:10 Wita.
Big Mall Samarinda berlokasi di Jalan Untung Suropati, Kecamatan Sungai Kunjang.
Baca juga: Pemko Banjarbaru Siapkan Lahan untuk Sekolah Rakyat Sekitar 9,4 Hektare
Baca juga: Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 9 Banjarbaru Akui Beberapa Siswa Kangen Rumah
Dua kali kebakaran beruntun yang terjadi di Big Mall Samarinda memicu kekhawatiran serius dari kalangan legislatif.
Komisi III DPRD Samarinda mendesak dilakukan audit total sistem keamanan dan proteksi kebakaran di seluruh area pusat perbelanjaan terbesar di Kalimantan Timur tersebut, bukan hanya pada titik lokasi terdampak.
Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Andriansyah, menegaskan pentingnya simulasi atau uji coba sistem proteksi kebakaran sebelum Bigmall kembali membuka lantai tiga untuk publik.
Lantai tiga merupakan area yang terdampak langsung dalam insiden kebakaran terakhir.
“Harusnya ada uji coba atau simulasi alat proteksi kebakaran, maunya begitu. Itu kan sudah sepakat dengan Dinas Pemadam, tapi simulasi itu tidak kita kasih tahu ke orang-orang. Karena pihak Big Mall saat itu sudah siap ketika ada rapat hearing bersama mereka sebelum kejadian kebakaran Big Mall pertama,” ungkap Andriansyah saat diwawancarai usai peninjauan TribunKaltim.co, belum lama ini.
Menurutnya, simulasi tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk deteksi dini untuk memastikan sistem evakuasi dan prosedur penanganan kebakaran benar-benar berjalan efektif.
“Kan kita mau lihat SOP-nya, termasuk Hotel Fugo, kalau ada kejadian kebakaran itu gimana. Supaya kalau ada kekurangan bisa kita baiki, termasuk petugas-petugas di sini seperti apa tindakannya, evakuasinya ke mana, jalurnya ke mana,” jelasnya.
Ia menambahkan, evaluasi keamanan tidak bisa hanya difokuskan pada satu lantai atau titik insiden saja.
Kompleksitas dan luasnya area Big Mall Samarinda menuntut adanya pemeriksaan menyeluruh demi keselamatan pengunjung dan karyawan.
“Karena lokasi Big Mall kan luas. Ketika sudah selesai direhab dan renov, kita bakal cek lagi, untuk keamanan warga,” ucapnya.
Adapun yang turut menjadi sorotan adalah keputusan manajemen Big Mall untuk kembali membuka area lain di luar lantai terdampak kebakaran, padahal belum ada evaluasi lengkap maupun rekomendasi teknis dari instansi berwenang.
“Sebenarnya itu yang kita pertanyakan, seyakin apa pihak manajemen Big Mall ini bisa membuka lantai yang lain selain lantai yang kebakaran. Karena seharusnya dicek semua juga dulu. Keluar rekomendasi layak untuk dioperasionalkan itu harus ada, baru boleh buka. Jangan asal,” pungkasnya.
Komisi III DPRD Samarinda menekankan bahwa pelaksanaan simulasi serta audit teknis menyeluruh menjadi syarat mutlak agar operasional Big Mall dapat kembali berjalan dengan standar keamanan yang layak. (*)
Artikel ini telah tayang di TribunKaltim.co dengan judul Pasca Kebakaran Beruntun, DPRD Samarinda Desak Audit Total Keamanan Big Mall,
| Di Tengah Kepulan Asap, Petugas Sempat Evakuasi Kucing saat Kebakaran di Balikpapan |
|
|---|
| Berjalan Santai Arah Balikpapan, Dua Tahanan Kabur Polsek Samarinda Kota Terekam CCTV |
|
|---|
| Pakai Celana Jins Panjang dan Kaos Merah, Satu Tahanan Kabur Polsek Kota Samarinda Ditangkap |
|
|---|
| Kelabuhi CCTV, Ini Kecerdikan 15 Tahanan Sehingga Bisa Kabur dari Polsek Samarinda Kota |
|
|---|
| 15 Tahanan Kabur dari Polsek Samarinda Kota, Kapolda Kaltim: Pelajaran Berharga Buat Kami |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/BIG-MALL-TERBAKAR-Pusat-perbelanjaan-Big-Mall-Samarinda-di-Kota-Samarinda11.jpg)