Kabar Kaltim
Enam Kali Mencari, Warga Lempake Samarinda Bingung Gas 3 Kg Kosong di Pasaran
Kesulitan mencari gas tabung hijau ini kerap dialami warga Perumahan Korem Gunung Kapur, Kelurahan Lempake, Samarinda Utara,
BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMARINDA - Enam kali mencari, warga Lempake Samarinda Kaltim bingung gas 3 kg kosong di pasaran.
Kesulitan mencari gas tabung hijau ini kerap dialami warga Perumahan Korem Gunung Kapur, Kelurahan Lempake, Samarinda Utara, Samarinda, Kalimantan Timur..
Ia bingung gas kosong di saat kebutuhan memasak sehari-hari mulai menipis.
Ia terpaksa berkeliling dari satu tempat ke tempat lain demi memastikan dapur rumahnya tetap berfungsi.
Baca juga: Ada Aktivitas Mencurigakan, Jaringan Sabu Lintas Kecamatan Digulung Polres Nunukan
Baca juga: Masih Berseragam, Ini Kondisi Seorang Pelajar di Samarinda Usai Motornya Masuk Kolong Truk
Bahkan, Herman mengaku sempat terpikir untuk beralih menggunakan kayu bakar sebagai alternatif.
Kekecewaan berkali-kali dialami Herman, warga Perumahan Korem Gunung Kapur, Kelurahan Lempake, Samarinda Utara, Samarinda, Kalimantan Timur.
Sudah enam kali pria ini berkunjung ke Koperasi Merah Putih Lempake demi mendapatkan gas 3 kilogram, namun hasilnya nihil.
Setiap kali datang, jawaban yang diterima selalu sama, stok habis.
Informasi tentang ketersediaan gas di Koperasi Merah Putih yang diperoleh melalui grup WhatsApp Ketua RT membuatnya optimis.
Program unggulan Presiden Prabowo ini seharusnya menjadi solusi kebutuhan gas murah bagi masyarakat.
Sayangnya, kenyataan berkata lain.
Berkali-kali Herman mendatangi koperasi yang berlokasi di Jalan Magelang 2 Kelurahan Lempake, hasilnya selalu mengecewakan.
"Saya aja udah 6 kali ke sini gak pernah dapat (gas), habis terus," keluh Herman saat ditemui usai berbelanja di koperas merah putih lempake pada Sabtu (16/8/2025) sore.
Pada kunjungan keenam kalinya, Herman tidak ingin pulang dengan tangan kosong.
Ia memutuskan membeli beras SPHP dan beberapa bungkus mie instan.
Meski demikian, itu bukanlah tujuan utama kedatangannya.
Maksud sebenarnya tetap sama, mengecek ketersediaan gas 3 kilogram.
Kali ini ia sengaja tidak membawa tabung gas kosong karena hanya bermaksud memastikan ada tidaknya stok gas dan sembari melihat bahan pokok lainnya.
"Ini beli beras SPHP aja saya mie instan," ucapnya sambil menunjuk beras SPHP ukuran 5 kg yang barusan dibelinya.
Perjuangan Herman mencari gas bukanlah hal mudah.
Meski tinggal di kawasan Perumahan Korem yang cukup strategis, di sekitar tempat tinggalnya memang banyak warung-warung sembako yang menjual gas 3 kilogram.
Namun, ketersediaan stok sangat terbatas dan sulit diperoleh.
Kelangkaan gas 3 kilogram yang disubsidi untuk masyarakat kurang mampu ini memang bukan persoalan baru, melainkan sudah menjadi rahasia umum di kalangan warga.
Sebelum memutuskan berkunjung ke koperasi, Herman sempat menyempatkan diri mengecek ketersediaan gas di warung-warung sekitar rumah.
Hasilnya mengecewakan.
Yang ditemukan hanyalah tumpukan tabung gas kosong tanpa isi.
"Ini saya cari yang dekat rumah tadi ada 2 warung, tumpukan gasnya aja yang ada, tapi kosong semua," tutur Herman.
Kesulitan mencari gas tabung hijau ini kerap dialami Herman ketika persediaan gas di rumahnya yang digunakan untuk kebutuhan memasak sehari-hari mulai menipis.
Ia terpaksa berkeliling dari satu tempat ke tempat lain demi memastikan dapur rumahnya tetap berfungsi.
Bahkan, Herman mengaku sempat terpikir untuk beralih menggunakan kayu bakar sebagai alternatif.
Namun niat tersebut diurungkannya karena kayu bakar juga tidak mudah didapatkan.
"Kalau gas nya ada, itu harganya pasti mahal 30 ribu sampai 35 ribu. Malah kadang sampai 40 an jadi mau gak mau," ungkap Herman.
"Kalau pun pake kayu bakar, kayunya dari mana?" lanjutnya sambil tertawa.
Kondisi ketersediaan gas di Koperasi Merah Putih yang selalu kosong mendorong Herman untuk berharap agar pemerintah dapat memperhatikan dan menyelesaikan permasalahan yang terjadi di koperasi, mengingat ketersediaan gas yang sangat terbatas.
"Pemerintah harusnya ngecek kenapa gas ini habis terus, tanyakan ke agen yang menyalurkan ke koperasi kenapa stoknya terbatas. Apalagi ini program pak presiden, harus diutamakan," sarannya.
Ketua Koperasi Kelurahan Merah Putih Lempake, Adung KS Utomo yang berada di koperasi saat Herman mencari gas menjelaskan permasalahan ketersediaan gas.
Ketersediaan gas di koperasi per pekannya hanya 75 sampai 100 tabung, gas tersebut diakuinya menjadi salah satu produk paling laris di Koperasi Merah Putih.
"Stoknya per pekan itu hanya 75 hingga 100 tabung, habis terus," ungkap Adung.
Mekanisme pembelian juga dijelaskan Adung.
Syaratnya wajib membawa KTP dan hanya KTP wilayah Lempake yang bisa membeli.
Dan juga satu KTP hanya bisa membeli satu tabung gas.
Ia mengakui stok tabung gas tidak sebanding dengan kebutuhan masyarakat, khususnya Kelurahan Lempake yang notabenenya terdapat 7.000 kepala keluarga.
Pihaknya juga telah mengambil langkah untuk bersurat kepada pihak terkait untuk melakukan penambahan stok.
Langkah ini diambil mengingat tingginya minat masyarakat membeli gas.
Hal ini juga menjadi perhatiannya karena pada saat awal peluncuran Koperasi Kelurahan Merah Putih Lempake, Gubernur mendorong agar penyaluran gas ke koperasi menjadi perhatian, terlebih Koperasi Kelurahan Merah Putih Lempake merupakan koperasi percontohan.
Pihaknya telah meminta kepada pihak terkait untuk penambahan kuota kepada pihak penyalur namun masih belum dapat dipenuhi.
"Kami mintanya gak banyak-banyak, 250 perminggu kita maunya seperti itu. Itu saja belum bisa di penuhi," harap Adung.
Saat ini pihaknya telah bersurat kepada Disperindakop untuk melakukan penambahan kuota dan berharap dapat ditindaklanjuti kepada pihak penyalur gas dalam hal ini Pertamina. (*)
Artikel ini telah tayang di TribunKaltim.co dengan judul Cerita Warga Lempake Samarinda Putus Asa Cari Gas 3 Kg, Sempat Pikir Pakai Kayu Bakar,
Kurangi Genangan Air, Ini Cara PUPR Tangani Banjir di Balikpapan Kaltim |
![]() |
---|
Diguyur Hujan, Ini Keseruan Ibu-ibu RT 14 Kariangau Balikpapan Barat Ikuti Lomba Panjat Pinang |
![]() |
---|
Pelaku Muncul dari Gerobak, Pencurian Mesin Cup Sealer di Taman 3 Generasi Balikpapan Terekam CCTV |
![]() |
---|
Petugas Pemadam Sempat Terluka, Geger Kebakaran Warung Konter HP di Jalan Juanda Samarinda |
![]() |
---|
Sembuyikan Sabu di Bawah Karpet, Pria di Pesisir Penajam Paser Utara Kaltim Ditangkap |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.