Kanal

Memori Manis 1995

Salahudin - BANJARMASIN POST GROUP/DOKUMENTASI

BANJARMASINPOST.CO.ID - LAWAN Barito Putera pada lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2012/2013, Pelita Bandung Raya (PBR) merupakan perpaduan dua tim eks Liga Sepak Bola Utama (Galatama), Pelita Jaya dan Bandung Raya.
Bandung Raya yang membubarkan diri pada Liga Indonesia 1996/1997 karena krisis keuangan, kembali muncul pada 2007 di Kompetisi Divisi III Zona Jawa Barat.
Namun, setelah berjuang lama, Bandung Raya tak juga mampu menembus liga profesional. Hingga akhirnya, pada 2012, Ari D Sutedi, pemilik 65 persen saham Bandung Raya, mengakuisisi seluruh saham Pelita Jaya FC dan mengganti nama klub tersebut menjadi Pelita Bandung Raya.
Sementara, pemilik saham Pelita Jaya sebelumnya, Pelita Bakrie memilih mengakuisisi Arema Indonesia yang berubah nama menjadi Arema Cronous.
Jika ditarik ke belakang, Pelita Jaya dan Bandung Raya sempat memberikan kenangan manis bagi Barito Putera. Tepatnya pada Liga Indonesia 1994/1995.
Kala itu, Barito tergabung dengan Pelita Jaya, Bandung Raya dan PKT Bontang di Grup A pada babak delapan besar. Laskar Antasari kala itu berhasil melaju ke semifinal setelah mampu mengatasi ketiga klub tersebut.
Rabu (19/7/1995), Barito mampu menahan imbang Bandung Raya dan memetik satu poin. Gol Barito saat itu disumbangkan Fahmi Amiruddin pada menit 17.
Hasil seri kembali dipetik Barito saat melawan PKT Bontang pada laga yang berlangsung Sabtu (22/7/1995). Kala itu, skor akhir 0-0.
Pada babak penentuan menghadapi Pelita Jaya, Selasa (25/7/1995), Barito mampu memenangi laga dengan skor 2-1. Pahlawan kemenangan Barito saat itu adalah Dasrul Bahri yang mencetak gol pada menit 34 dan 67.
Klasemen akhir Grup A Barito Putera menempati posisi teratas dengan nilai 5 poin dan berhak melaju ke semifinal. Sayang, di semifinal, Jumat (18/7/1995), Barito dikalahkan wasit dengan curang kala bertemu Persib Bandung dengan skor 0-1.
Uniknya, momen manis itu juga dirasakan Pelatih Barito saat ini, Salahudin. Pada era 1994/1995 itu, Salahudin juga ikut andil mengantarkan Barito ke semifinal.
Momen manis yang diberikan Pelita Jaya dan Bandung Raya yang kini menyatu menjadi PBR itu bisa menjadi pendongkrak motivasi bagi skuat Barito di laga, Minggu (15/9) nanti.
Apalagi, pada pertemuan sebelumnya musim 2012/2013 ini, Sabtu (5/1), Barito mampu menahan imbang tim berjuluk The Boys Are Back itu dengan skor 1-1.
Salahudin sendiri memang menarget kemenangan pada laga yang digelar di Stadion Demang Lehman, Martapura tersebut. Bermain di kandang, kemenangan menjadi hal wajib diraih.
Meski begitu, pelatih gundul itu mengingatkan, PBR sekarang, kekuatannya berbeda dari putaran pertama. Pembenahan dilakukan PBR di putaran kedua.
"Mereka punya motivasi untuk lolos dari zona degradasi. Motivasi itu harus kita waspadai. Mereka juga menambah beberapa pemain bagus putaran dua lalu," jelasnya. (ire)
Penulis: Murhan
Editor: Halmien
Sumber: Banjarmasin Post

Viral Video Pria Jatuh dari Motor dan Tergeletak di Jalan Kota Bandung, Warga Berani Bantu

Berita Populer