Berita Kotabaru
Ini Efek Badai Sarika Filipina di Kalsel
Daerah belokan angin terdapat di Selat Malaka, Sumatera Utara, Pesisir selatan Jawa, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan.
Penulis: Nia Kurniawan | Editor: Mustain Khaitami
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Angin kencang dan hujan yang terbilang cukup deras, Sabtu (15/10/2016).
Bahkan hingga sore suasana langit masih pun terlihat mendung itu diduga pengaruh badai Sarika Filipina.
Daerah belokan angin terdapat di Selat Malaka, Sumatera Utara, Pesisir selatan Jawa, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan.
Ada pengaruh dari Badai Sarika yang terjadi itu untuk kondisi di Kalsel.
"Kalau untuk badai yang terjadi di filipina pengaruhnya ke pola angin yang terbentuk di sekitar Kalsel yaitu eddy (sirkulasi / pusaran angin) atau shear (belokan angin) yang dimana pola angin tersebut bisa menambah potensi hujan," ucap Rizqi Nur Fitriani, prakirawan BMKG Syamsudin Noor Banjarmasin. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/bmkg_20160831_140011.jpg)