Berita Banjarmasin

Heboh di Medsos Diduga Siswa SMP di Banjarmasin Terlibat Tawuran, Begini Penjelasan Kepala Sekolah

Penulis: Mia Maulidya
Editor: Hari Widodo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Lokasi diduga terjadi aksi Tawuran yang diduga melibatkan pelajar SMP di Banjarmasin, Jumat (25/11/2022).

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Media sosial WhatsApp digegerkan dengan adanya informasi video tawuran pelajar SMP yang terjadi di Jalan Pramuka, Komplek Rahayu Pembina IV, Banjarmasin Timur pada, Jumat (25/11/2022).

Pada mulanya diduga tawuran tersebut melibatkan siswa SMP di Kota Banjarmasin, yang mana  tidak jauh dari lokasi kejadian.

Dikonfirmasi keterlibatan siswanya,  Kepala sekolah dari SMPN 30 Banjarmasin Faisal Rachman membantah,  siswanya terlibat tawuran tersebut. 

"Pada saat itu jam pulang sekolah, tiba tiba siswa kami kembali ke dalam sekolah dan informasinya ada yang mengadang mereka. Bahkan berdasarkan kesaksian siswa orang tersebut membawa senjata tajam berupa pisau dan kapak," ucapnya.

Baca juga: Mengejutkan 285 Anak Terlibat Tawuran di Banten,  4 Tewas Karena Senjata Tajam, 13 Luka-luka

Baca juga: HEBOH BANGET - Bubarkan Tawuran, Bripka Dharvan Babak Belur Dikeroyok 5 Pelajar

Baca juga: Tegas, Polisi Tahan 44 Tersangka dari 2 Kelompok Terlibat Tawuran di Mampang Jakarta Selatan

Dalam kejadian tersebut, Faisal juga tidak mengetahui berasal dari sekolah mana, karena pada saat itu mereka tidak menggunakan seragam sekolah.

"Diduga sih yang mengadang siswa ini adalah orang luar yang tidak sekolah. Karena pada saat saya coba mengecek tempat tawuran, mereka yang katanya membawa sajam ini sudah tidak ada lagi di lokasi," imbuhnya.

Karena dalam video tersebut para siswanya berseragam awalnya diduga siswa pakai seragam tersebut siswa yang ingin tawuran. Namun justru bukan.

"Pada saat yang lain dilakukan penyelidikan katanya memang ada masalah dengan siswanya. Tetapi siswa tersebut sudah pindah dari sekolah dan permasalahnya juga sudah lama," ujarnya.

Selanjutnya, karena kejadian tersebut sangat meresahkan pihaknya menghubungi pihak kepolisian agar para siswanya bisa kembali pulang sekolah dengan aman.

"Awalnya sempat ada dari siswa lain dari SMP 7 yang ditanyakan lebih lanjut, dipanggil kepala sekolahnya. Setelah ditelusuri si anak tersebut juga dicegat oleh segerombolan itu, dan kebetulan mereka hanya sekedar melintasi jalan untuk pulang ke rumah," tuturnya.

Faisal juga menegaskan bahwa aksi tawuran tersebut merupakan bukan dari siswa antar sekolah, melainkan orang luar yang tiba-tiba menyerang siswanya. 

"Kami juga sudah mendiskusikan kejadian ini kepada pihak kepolisian," kata dia. 

Baca juga: Tawuran Remaja di Siring Kota Banjarmasin,  Polisi Sebut Sekolah Tak Kenali Pelaku

Selanjutnya Kapolsek Banjarmasin Timur, Kompol Pujie Firmansyah mengatakan kejadian tawuran tersebut belum sempat terjadi.

"Belum sempat terjadi tawuran, dan yang diduga membawa sajam juga tidak ada," tandasnya. 

(Banjarmasinpost.co.id/Mia Maulidya) 



Berita Terkini