masin", "cd10": "standard", "cd11": "786", "cd13": "1177747", "cd14": "kalsel", "cd15": "Banjir Rob di Banjarmasin, BPBD Banjarmasin, Banjir Rob di Banjarmasin, Berita Banjarmasinpost Hari Ini, Kota Banjarmasin, Banjarmasin, Kalimantan Selatan", "cd16": "12", "cd17":"2022", "cd22":"Banjir Rob di Banjarmasin" }, "triggers": { "trackPageviewWithAmpdocUrl": { "on": "visible", "request": "pageview", "vars": { "title": "Banjir Rob, BPBD Kota Banjarmasin Imbau Warga Gotong-royong Bersihkan Drainase", "ampdocUrl": "https://banjarmasin.tribunnews.com/amp/2022/12/01/banjir-rob-bpbd-kota-banjarmasin-imbau-warga-gotong-royong-bersihkan-drainase" } } } }

Banjir Rob di Banjarmasin

Banjir Rob, BPBD Kota Banjarmasin Imbau Warga Gotong-royong Bersihkan Drainase

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Seorang pengendara sepeda motor melintasi banjir di ruas Jalan Brigjen H Hasan Basri, kawasan Kayutangi, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (1/12/2022).

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Beberapa wilayah di Kota Banjarmasin belakangan ini terdampak banjir pesisir atau rob. Kenaikan air tersebut terjadi pada malam hari sekitar pukul 00.00 Wita.

Sebagian kelurahan di Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), tentunya terdampak banjir rob tersebut.

Bahkan di kawasan Jalan Tunas Baru Kelurahan Belitung Selatan, rumah-rumah warga yang terletak di pinggir sungai tergenang akibat dampak Banjir Rob di Banjarmasin tersebut. 

Sehubungan dengan itu, BPBD Banjarmasin mengimbau ke warga , utamanya di kawasan yang berpotensi mengalami kebanjiran, supaya berhati-hati.

Baca juga: Seorang Pelajar Asal Pulang Pisau Tewas Setelah Main Air di Tahura Sultan Adam Kabupaten Banjar

Baca juga: Sidang Mardani H Maming di Pengadilan Banjarmasin, Saksi Sebut SK Bupati Diberi Tanggal Mundur

Baca juga: Dibekuk Polisi Polsek Batibati, Warga Aranio Kabupaten Banjar Terbukti Simpan Sabu di Kantong Celana

“Setelah mendapat surat edaran dari Gubernur Kalsel mengenai cuaca ekstrem, kami menindaklanjutinya mengenai antisipasi kesiapsiagaan menghadapi bencana,” kata Kepala Pelaksana BPBD Banjarmasin, Husni Thamrin, Kamis (1/12/2022).

Pihaknya sudah melakukan sosialisasi di beberapa kelurahan yang kawasannya berpotensi mengalami banjir rob di atas rata-rata, berdasarkan pengalaman sebelumnya. 

“Melalui sosialisasi itu kami mengundang tokoh masyarakat, lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan pihak terkait lainnya. Dan kami mengimbau agar mereka bisa menyampaikannya ke warga di kelurahannya masing-masing,” katanya. 

Selain itu, Banjir Rob ini Banjarmasin ini bisa tambah tinggi akibat hujan dan kiriman air dari daerah tetangga. Mengingat, kota ini merupakan daerah hilir sungai. 

Baca juga: Pengedar Sabu di Kabupaten Tanah Laut Dibekuk Polisi, Barbuk Ada Disembunyikan di Kotak Permen

Baca juga: Gerebek Rumah di Indrasari Martapura, Satresnarkoba Polres Banjar Amankan Pria Ini dan 6 Paket Sabu

Baca juga: Pencuri Mesin Pompa BPK Komandan di Banjarmasin Ditangkap, Pelaku Ternyata Libatkan IRT

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati. Amankan barang-barang berharga, tinggikan stopkontak listrik. Serta diharapkan kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan,” pintanya.

Karena menurutnya, genangan air menjadi lambat turun karena sungai dan drainase tersumbat akibat tumpukan sampah. 

Seandainya ada salurah air yang tersumbat hanya skala kecil, diharapkan Husni, warga bisa mandiri untuk bergotong royong menyingkirkan material yang menyumbatnya. 

“Kalau sudah skala besar, baru bolehlah laporkan ke pemerintah,” tandasnya.

Baca juga: Penjambret Perempuan di Jalan Lingkar Dalam Banjarmasin Diringkus Polisi, Pelaku Pemuda Pengangguran

Baca juga: Gelapkan Mobil Rental untuk Main Judi di Kalteng, Pria Asal Murung Pudak Tabalong Ditangkap di Jambi

Baca juga: Mau Jual Hasil Aksinya, Dua Pencuri Motor di Banjarmasin Diringkus di Jalan Trans Kalimantan Batola

Perlu diketahui juga, lanjut Husni, Banjarmasin berada di bawah permukaan laut. Dan setiap tahun, penurunannya signifikan. 

“Mungkin karena bebannya yang semakin berat, manusianya makin banyak, bangunannya tambah banyak, serta pemanasan global,” bebernya. 

Maka dari itu kata Husni, banjir tak bisa dihindari. Warga hanya bisa mengurangi dampak dari resiko banjir seperti meninggikan rumahnya serta jangan membuang sampah sembarangan. 

(Banjarmasinpost.co.id/Riflki Soelaiman)

Berita Terkini