Banjarbaru Juara

Disdukcapil Banjarbaru Raih Level Tertinggi Capaian Kinerja Penilaian Ditjen Dukcapil Kemendagri

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Wali Kota Banjarbaru, HM Aditya Mufti Ariffin, bersama pejabat dan jajaran Disdukcapil menunjukkan aplikasi Digital ID atau layanan kependudukan digital di gawai masing-masing.

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Pelayanan administrasi kependudukan di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel), terus mengalami peningkatan dari waktu ke waktu. 

Hal itu dibuktikan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Banjarbaru, dengan meraih posisi tertinggi level indikator melalui hasil penilaian kinerja Direktur Jenderal Dukcapil Kementrian Dalam Negeri RI. 

Pada periode November 2022, Disdukcapil Banjarbaru menempati level 4 atau level terbaik penilaian kinerja.

Menandakan bahwa Disdukcapil Banjarbaru telah memenuhi 10 indikator penilaian sebagaimana ditetapkan Ditjem Dukcapil RI.

Adapun ke 10 indikator tersebut, Perekaman KTP-el 99,3 persen, Kepemilikan KIA persen, penggunaan kertas putih pada 18 dokumen kependudukan, Tanda Tangan Elektronik (TTE) pada 18 dokumen.

Wali Kota Banjarbaru, HM Aditya Mufti Ariffin, saat mencoba aplikasi Digital ID atau layanan kependudukan digital.

Selain itu, Layanan Adminduk Secara Online, Pelayanan Terintegrasi, Kepemilikan Akta Kelahiran 97 persen, Perjanjian Kerja Sama (PKS), Akses Pemanfaatan Data dan Penggunaan Buku Pokok Pemakaman.

Wali Kota Banjarbaru HM Aditya Mufti Ariffin, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Disdukcapil.

Capaian kinerja di level nasional ini, diharapkannya dapat memacu semangat dinas-dinas lain untuk memberikan layanan yang terbaik kepada masyarakat Kota Banjarbaru.

"Alhamdulillah, ini pencapaian yang sangat luar biasa. Semoga bisa memacu semangat SKPD lain untuk memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat," kata Wali Kota Aditya, Kamis (1/12/2022).

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Kota Banjarbaru, Sri Fatma Karmailita, mengatakan, untuk meraih posisi di level 4 bukanlah perkerjaan yang mudah. 

Tuntutan target nasional dengan banyaknya indikator yang harus dipenuhi, menurutnya perlu komitmen dan konsistensi dari seluruh jajaran pegawai Disdukcapil Banjarbaru.

"Turun naik data itu selalu ada. Dengan adanya target nasional dan banyaknya indikator yang harus dipenuhi, perlu komitmen dan konsisten untuk mengejar semua itu," ujarnya

Pejabat akrab disapa Farma ini mencotohkan indikator, seperti halnya perekaman KTP-EL dengan tuntutan target mencapai 99,4 persen.

Upaya yang dilakukan pihaknya yakni dengan konsisten melakukan perekaman KTP-EL keliling, bahkan dengan masuk ke sekolah-sekolah.

Halaman
12

Berita Terkini