Ekonomi dan Bisnis

Tingkat Hunian di Kalsel Naik Tipis, Berikut Penyebabnya

Secara statistik, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang Juli 2025 sebesar 52,17 persen, naik 0,59 poin (mtm) namun turun 7,78 poin (yoy)

Tayang:
Penulis: Salmah | Editor: Kamardi Fatih
Banjarmasin Post
Sejumlah pengunjung melakukan pertemuan yang mampu meningkatkan tingkat hunian hotel di Kalsel. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sektor pariwisata dan transportasi di Kalsel pada tahun ini mengalami peningkatan jika dibandingkan tahun sebelumnya. Hal terlihat dari peningkatan hunian hotel dan arus masuk penumpang melalui udara dan laut.

Tren positif kedua sektor tersebut disampaikan Kepala BPS Kalimantan Selatan, Mukhamad Mukhanif SSi MSi.

Secara statistik, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang Juli 2025 sebesar 52,17 persen, naik 0,59 poin (mtm) namun turun 7,78 poin (yoy). 

TPK hotel nonbintang tercatat 22,47 persen, naik 0,52 poin (mtm), namun turun 2,38 poin (yoy). 
Rata-rata Lama Menginap (RLM) hotel bintang sebesar 1,42 malam, naik 0,02 poin (mtm) dan 0,07 poin (yoy). 

"RLM hotel nonbintang tercatat 1,04 malam, stabil dibanding periode sebelumnya," kata Mukhanif.

Wisatawan Nusantara (Wisnus) pada Juli 2025, jumlah perjalanan wisnus tujuan Kalimantan Selatan sebanyak 1,49 juta perjalanan (turun 9,99 persen mtm, naik 77,20 persen yoy).

Jumlah perjalanan wisnus yang berasal dari Kalimantan Selatan, pada Juli 2025 tercatat sebanyak 1,66 juta perjalanan (turun 8,18 persen mtm, naik 81,12 persen yoy).

Jumlah perjalanan wisnus Januari-Juli 2025 tujuan ke Kalimantan Selatan mencapai 11,38 juta perjalanan, naik 80,21 persen (c-to-c).

"Sebagian besar perjalanan menuju Kota Banjarmasin, Kabupaten Banjar, dan Kota Banjarbaru," jelas Mukhanif.

Sementara, pada periode yang sama, perjalanan wisnus yang berasal dari Kalimantan Selatan tercatat 12,28 juta perjalanan, naik 80,19 persen (c-to-c).

Dikatakan Mukhanif, moda Transportasi pada Juli 2025, pergerakan penumpang di Kalimantan Selatan menunjukkan tren peningkatan pada moda angkutan udara maupun laut. 

"Jumlah penumpang angkutan udara yang berangkat tercatat sebanyak 128.352 orang atau naik 10,49 persen dibanding Juni 2025, meskipun mengalami penurunan 5,55 persen dibanding Juli 2024," katanya. 

Sementara, jumlah penumpang yang datang melalui bandara mencapai 141.453 orang, meningkat signifikan sebesar 28,54 persen dibanding bulan sebelumnya, namun masih turun 10,23 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. 

Untuk angkutan laut, jumlah penumpang yang berangkat pada Juli 2025 tercatat sebanyak 22.074 orang, naik 26,31 persen (m-to-m) sekaligus meningkat 36,74 persen (yoy).

Sedangkan jumlah penumpang yang datang melalui pelabuhan mencapai 25.910 orang, naik 35,43 persen (mtm), meskipun menurun 4,30 persen (yoy). (Banjarmasinpost.co.id/Salmah Saurin) 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved