Berita Banjarbaru

BPDB Kalsel Sebut Ada 2.000 Titik Api, Turun Dibandingkan Tahun Sebelumnya

Upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan (Kalsel) sepanjang 2025 diklain telah menunjukkan

Penulis: Rizki Fadillah | Editor: Edi Nugroho
BPBD Tabalong
TITIK API- Ilustrasi: Petugas BPBD Tabalong saat lakukan penanganan kebakaran lahan di wilayah Kecamatan Kelua pada Juli 2025.BPDB Kalsel Sebut Ada 2.000 Titik Api, Turun Dibandingkan Tahun Sebelumnya 

BANJARMASINPOST.CO.ID. BANJARBARU - Upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan (Kalsel) sepanjang 2025 diklain telah menunjukkan hasil signifikan.

Hingga 20 Agustus 2025, tercatat luas lahan terbakar hanya 358 hektare. Angka itu jauh menurun dibandingkan tahun sebelumnya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel mencatat 164 kejadian karhutla dengan lebih dari 2.000 titik api sejak awal tahun. Data itu dihimpun dari laporan BPBD kabupaten/kota se-Kalsel.

 “Angka ini menunjukkan penanganan karhutla tahun ini lebih terkendali. Dampak kebakaran berhasil ditekan seminimal mungkin berkat kesigapan dan kolaborasi semua pemangku kepentingan sesuai arahan Gubernur Kalsel,” ujar Kabid Kesiapsiagaan Bencana BPBD Kalsel, Bambang Dedi Mulyadi, Kamis (28/8).

Baca juga: Di REI Expo 2025, Perumahan Ini Hadirkan Smarthome Syariah Pertama di Banjarmasin 

Baca juga: Ingin Beli Rumah Dapat Motor Matic dan Umroh, Datangi REI Expo 2025 di Duta Mall Banjarmasin

Berbeda dengan data Kementerian Kehutanan yang bersumber dari citra satelit, data BPBD Kalsel diperoleh melalui pengamatan langsung di lapangan.

Bambang menjelaskan, perbedaan angka wajar terjadi karena kebakaran di konsesi swasta berada di luar kewenangan BPBD dalam penanganannya.

Selain itu, Bambang menyebut penurunan drastis karhutla tahun ini tidak lepas dari dukungan teknologi udara. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengoperssikan helikopter water bombing dan patroli sejak 18 Agustus lalu .(msr/ady)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved