Berita Tapin

Kebakaran Lahan di Desa Tangkawang Lama Tapin, Personel BPBD Berjibaku Padamkan Api

Kebakaran lahan terjadi di Desa Tangkawang Lama, Kecamatan Bakarangan, Kabupaten Tapin. Personel BPBD berjibaku padamkan api

Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Hari Widodo
BPBD Tapin untuk BPost
API BAKAR SEMAK- Kebakaran lahan terjadi di Desa Tangkawang Lama, Kecamatan Bakarangan, Kabupaten Tapin Jumat (29/8/2025). Api terlihat melalap semak beluar di kawasan itu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU- Kebakaran lahan yang terjadi di wilayah Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan membuat BPBD setempat harus menerjunkan personelnya. 

Api melalap semak belukar di Desa Tangkawang Lama, Kecamatan Bakarangan, Jumat (29/8/2025). 

Kejadian pertama tercatat sekitar pukul 14.00 hingga 15.23 Wita, dengan luas lahan terbakar mencapai sekitar 4 hektare. 

Lokasi berada pada titik koordinat S 02°51′51.28″, E 115°09′30.26″ dengan jenis lahan berupa semak belukar.

Baca juga: Dalam Dua Hari, Kebakaran Lahan Hingga 1,6 Hektare Terjadi di Wilayah HSS

Tak berselang lama, kebakaran kembali muncul di titik berbeda masih di Desa Tangkawang Lama

Dari data Pusdalops-PB BPBD Tapin, lahan semak belukar seluas  sekitar 0,5 hektare ikut terbakar pada koordinat -2.9043961, 115.0965765.

Petugas gabungan dari Tim TRC, Satgas, serta operator Pusdalops-PB BPBD Tapin dan Satgas Udara BPBD Provinsi Kalsel langsung turun ke lapangan untuk melakukan pemadaman.

“Tim sempat kewalahan karena ada dua titik kejadian berdekatan dengan luasan berbeda, ditambah kondisi cuaca panas dan angin yang cukup kencang,” ungkap Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Tapin, H Akhmad Syofyan di lokasi kejadian.

Baca juga: Kebakaran Lahan di Wilayah Daha, Satgas Karhutla Padamkan Hingga Luasan 1,6 Hektare

Meski begitu, berkat kerja sama di lapangan, api akhirnya berhasil dipadamkan. 

“Alhamdulillah, kondisi saat ini sudah aman terkendali. Titik api berhasil dilokalisir dan dipadamkan,” tambahnya.

Kebakaran lahan ini membuat anggota Pusdalops BPBD Tapin harus bekerja ekstra melakukan pengecekan lapangan agar tidak ada titik api tersisa yang berpotensi kembali menyala. (Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid) 

 

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved