Berita Tapin

Stok Darah di PMI Tapin Menipis, Warga Diharapkan Jadi Pendonor Tetap

Markas Palang Merah Indonesia (PMI) KabupatenTapin menghadapi persoalan serius.  Permintaan darah meningkat, sementara jumlah

Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Edi Nugroho
(Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid) 
PERSOALAN SERIUS-Markas Palang Merah Indonesia (PMI) KabupatenTapin menghadapi persoalan serius.  Permintaan darah meningkat, sementara jumlah pendonor yang datang kian menurun. Kondisi ini membuat stok darah di markas PMI sering kosong. (Arsip 2025). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Markas Palang Merah Indonesia (PMI) KabupatenTapin menghadapi persoalan serius. 

Permintaan darah meningkat, sementara jumlah pendonor yang datang kian menurun. Kondisi ini membuat stok darah di markas PMI sering kosong.

Kepala Markas PMI Tapin, Dwi Suryanto, mengakui stok darah beberapa kali kritis. 

“Banyak yang minta darah, tapi yang donor sedikit,” ucapnya, Selasa (2/9/2025).

Baca juga: Hari Ke-2 Pencarian Helikopter Jatuh di Tanahbumbu, Tim ke Lokasi Titik Korban Kehilangan Kontak

Baca juga: Mengadu ke Wali Kota Banjarmasin, Driver Ojol Ini Keluhkan Bayar Parkir Saat Antar Makanan

Menurutnya, PMI Tapin sudah berupaya mengantisipasi dengan berbagai cara. 

Salah satunya melakukan giat donor darah rutin setiap Jumat di masjid-masjid, serta menyebarkan informasi kebutuhan darah melalui grup-grup komunitas yang ada.

“Kami juga berharap masyarakat bisa ikut berpartisipasi dengan menjadi pendonor tetap. 

Lewat status media sosial misalnya, itu juga bisa membantu menyebarkan informasi saat stok darah kosong,” ujarnya.

Kekurangan stok darah ini dirasakan benar oleh para pasien dan keluarganya. 

Setiap kali ada pasien yang membutuhkan transfusi, mereka harus menunggu sambil berharap ada pendonor yang cocok.

“Kalau stok kosong, keluarga pasien biasanya panik. Ini yang membuat kami selalu berusaha menggerakkan warga agar mau donor darah,” kata Yanto, sapaan akrabnya. 

PMI Tapin berharap ke depan semakin banyak masyarakat yang peduli. Setetes darah dari pendonor sangat berarti, bahkan bisa menyelamatkan nyawa orang lain. (Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid) 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved