Perda Kalsel No 3 Tahun 2012
Kondisi Terkini Jalan Walangsi–Kapar HST, Minim Penerangan dan Masih Perlu Perbaikan
Saat ini Jalan Walangsi–Kapar di Kabupaten Hulu Sungai Tengah minim penerangan dan masih perlu perbaikan, ini harapan warga
BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Jalan Walangsi–Kapar, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) masih memerlukan perhatian serius. Meski beberapa titik sudah diperbaiki, sejumlah bagian lain berlubang dan bergelombang. Saat malam, jalur kurang lebih dari 8 kilometer ini juga minim penerangan sehingga rawan kecelakaan.
Pada pantauan Selasa (16/9), arus kendaraan di jalur tersebut relatif lancar. Hanya sesekali dilalui angkutan berat seperti truk boks, kontainer dan semen. Sesekali juga tampak truk dengan bak yang ditutupi terpal.
Mengenai truk dengan bak tertutup, beberapa warga mengaku tidak mengetahui pasti muatannya. “Kami tidak bisa memastikan itu batu bara atau bukan. Tapi memang sudah jarang terlihat. Truk-truk itu pun sekarang tidak lagi parkir di warung-warung sepanjang jalan ini seperti dulu,” ujar Sarmaidi, pemilik warung di ruas jalan Walangsi–Kapar.
Sarmaidi menambahkan kondisi jalan saat ini lebih baik dibanding beberapa tahun lalu. Kendati demikian jalan masih perlu perhatian.
Baca juga: Warga Balangan Diminta Foto Nopol Truk Batu Bara, PMII Ingatkan Perda Larangan Lintasi Jalan Negara
Baca juga: BREAKING NEWS - Heboh Temuan Lelaki Tergeletak Berlumur Darah di Bajuin Tanahlaut, Polisi ke TKP
“Kalau dibanding dulu, jelas lebih nyaman. Dulu debu dan bising karena truk tambang hampir tiap hari lewat. Sekarang tinggal truk boks atau angkutan kontainer sesekali,” katanya.
Hardiani, warga lainnya, mengaku khawatir dengan kerusakan jalan yang bisa membahayakan pengendara. Ia menyambut positif rencana perbaikan sekaligus pemasangan penerangan.
“Kami ingin jalannya benar-benar diperbaiki, jangan tambal sulam. Kalau ada lampu jalan, orang juga lebih berani lewat malam. Semoga kali ini hasilnya berkualitas dan bisa bertahan lama,” ujarnya.
Sementara itu, Harris, sopir travel, menilai ruas Walangsi–Kapar semakin ramai karena banyak pengguna jalan menghindari penumpukan arus lalu lintas di dalam Kota Barabai. “Banyak kendaraan pribadi maupun travel lewat sini supaya lebih cepat. Jadi walau agak ramai, tetap lebih efisien,” jelasnya.
Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR telah mengalokasikan Rp 145 miliar untuk ruas Walangsi–Kapar, dengan rincian Rp 138 miliar untuk perbaikan jalan dan Rp 3 miliar untuk pembangunan penerangan jalan umum (PJU).
Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kalsel Muhammad Maulana mengungkapkan DPRD Kalsel berjanji membentuk panitia khusus (pansus) untuk mengawal pelaksanaan Perda Kalsel Nomor 3 Tahun 2012 tentang larangan angkutan tambang dan perkebunan melintas di jalan umum. Organisasi mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus ini akan dilibatkan dalam pansus.
“Janji DPRD, akan dibentuk pansus, dan Cipayung Plus dilibatkan di dalamnya,” ujarnya, Selasa (16/9).
Senin (15/9), (PMII Kalsel mengikuti rapat dengar pendapat (RDP) antara DPRD Kalsel, Pemprov dan Polda. Dalam kesempatan itu, Maulana menyampaikan bukti mengenai pelanggaran perda tersebut. Di Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, truk-truk tambang dan sawit masih terlihat bebas melintas di jalan umum. “Kami ada bukti video. Itu pelanggaran berat, dan sesuai perda bisa dikenakan denda bahkan kurungan,” tegasnya.
PMII Kalsel mendesak aparat kepolisian menindak tegas pelanggaran tersebut. Selain itu, mereka meminta DPRD Kalsel menyurati perusahaan tambang yang nakal, bahkan menghentikan operasionalnya bila terus melanggar aturan. “Perusahaan tambang yang nakal jangan hanya ditegur. Kalau perlu disetop izinnya,” kata Maulana.
Menanggapi hal itu, Direktur Lalu Lintas Polda Kalsel, Kombes Pol M Fahri Siregar, menyebut pihaknya sudah menindak lebih dari 80 pelanggaran perda sepanjang tahun ini.
Sementara Ketua DPRD Kalsel, Supian HK, menegaskan lembaganya berkomitmen memperkuat fungsi pengawasan, termasuk menjadwalkan rapat lanjutan dengan perusahaan yang diduga melanggar. (nan/msr)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Titik-berlubang-lubang-di-Jalan-Walangsi-Kapar-Kecamatan-Baraba.jpg)