Berita HST
Polisi Tangkap Dua Terduga Pelaku Premanisme, Bikin Resah Warga BAS HST
Polsek Batang Alai Selatan menangkap dua pemuda yangdiduga melakukan pemalakan terhadap warga yang melintas di Tembok Bahalang
Penulis: Stanislaus Sene | Editor: Irfani Rahman
BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Warga di kawasan Tembok Bahalang, Kecamatan Batang Alai Selatan (BAS), Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), dibuat resah oleh aksi sekelompok pemuda yang diduga melakukan pemalakan terhadap pengendara. Kamis, (17/10/2025).
Menurut keterangan warga, para pelaku yang diduga dalam kondisi mabuk menghadang kendaraan di jalan raya dan meminta uang secara paksa.
Bahkan, beberapa pengendara mengaku kaca mobil mereka digedor dengan kasar hingga menimbulkan ketakutan di jalanan yang biasanya ramai dilalui warga.
“Sempat heboh, orang-orang takut lewat karena mereka menggedor mobil dan minta uang. Kami langsung melapor ke polisi,” ujar salah satu warga yang enggan disebut namanya.
Baca juga: Bawa 10 Butir Ekstasi ke Tabalong, Dua Warga HST Ditangkap Saat Berada di Tepi Jalan
Baca juga: Modus Ayah Tiri Rudapaksa Anak Sambung di Tanahlaut, Tebar Ancaman Ini Pada Korban
Menanggapi laporan tersebut, aparat Polsek Batang Alai Selatan bertindak cepat dan berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku. Kasi Humas Polres HST, Aiptu M Husaini, membenarkan penangkapan tersebut.
“Dua orang sudah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan awal di Polsek BAS. Kami juga minta masyarakat yang merasa menjadi korban agar segera melapor,” jelasnya.
Ia menegaskan, polisi tidak akan mentolerir tindakan premanisme yang meresahkan dan akan memperketat patroli di wilayah rawan.
“Kami pastikan setiap aksi seperti ini akan ditindak tegas. Keamanan dan kenyamanan masyarakat adalah prioritas kami,” tegas Aiptu Husaini.
Aksi premanisme ini menjadi perhatian warga sekitar yang berharap pihak berwenang terus meningkatkan pengawasan, terutama pada malam hari, agar kejadian serupa tidak terulang.
(Banjarmasinpost.co.id/Stanislaus sene)
| Sosok Maserah Pasukan Kuning HST yang Tak Henti Menimba Ilmu, Kerja Dinihari Lanjut ke Ruang Kelas |
|
|---|
| LPG Pink 5,5 Kg di HST Tembus Rp135 Ribu, 12 Kg Rp260 Ribu, Tak Ada Agen Resmi Diduga Jadi Penyebab |
|
|---|
| Ketiadaan Agen Resmi, Harga Bright Gas di Barabai HST Dipengaruhi Distribusi dan Biaya Operasional |
|
|---|
| Puluhan Tim Siap Bertarung di Turnamen Sepak Bola U-40 di HST, Tim Legenda Turun Gunung |
|
|---|
| Enam Pejabat Adu Gagasan di Hadapan Panelis, Bersaing untuk Duduki Jabatan Kadishub HST |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Sekelompok-pemuda-mabuk-menghadang-truk-yang-melintas-di-Tembok-Bahalang-HST.jpg)