Kominfo Pemprov Kalsel
Cegah Penyimpangan, Inspektorat Kalsel Ingatkan SKPD Perkuat SPIP
Inspektur Daerah Kalsel, Akhmad Fydayeen mengingatkan seluruh SKPD agar tidak menjadikan SPIP sekedar dokumen administratif semata
Penulis: Muhammad Syaiful Riki | Editor: Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU – Inspektur Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Akhmad Fydayeen mengingatkan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) agar tidak menjadikan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) sebagai dokumen administratif semata.
Ia menegaskan, SPIP adalah instrumen utama untuk mencegah risiko penyimpangan dan memastikan penggunaan anggaran berjalan akuntabel.
Fydayeen menilai, masih ada SKPD yang memandang SPIP sebagai kewajiban tahunan tanpa memahami fungsinya dalam mengendalikan risiko, menjaga aset, dan mengefektifkan kinerja birokrasi.
“SPIP adalah benteng terdepan. Ini bukan laporan yang dibuat menjelang akhir tahun, tetapi budaya kerja yang harus hidup dalam setiap keputusan. Kalau SPIP kuat, penyimpangan bisa dicegah sejak awal,”ujarnya.
Menurutnya, lima unsur SPIP mulai dari lingkungan pengendalian, penilaian risiko, kegiatan pengendalian, informasi dan komunikasi, hingga pemantauan, harus diterapkan secara nyata, bukan sekadar mencentang indikator.
Ia menegaskan bahwa penilaian risiko merupakan titik lemah yang sering diabaikan SKPD. Padahal, tanpa identifikasi risiko, potensi kegagalan program dan inefisiensi anggaran akan terus berulang.
Fydayeen menambahkan, Inspektorat Daerah terus menemukan area yang membutuhkan penguatan, baik dari sisi pemahaman aparatur maupun praktik pengendalian di lapangan.
Karena itu, pendampingan akan difokuskan pada penyusunan peta risiko dan rencana aksi perbaikan.
“Kami berperan sebagai konsultan dan penjamin mutu. SKPD harus terbuka memetakan kelemahan sistemnya. Tanpa itu, tidak mungkin maturitas SPIP meningkat dan tata kelola jadi lebih bersih,” tegasnya.
Ia menekankan, penguatan SPIP adalah langkah strategis untuk memastikan setiap rupiah yang digunakan pemerintah daerah benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.
Pemprov Kalsel, kata Fydayeen, mendorong SKPD untuk tidak sekadar mengejar nilai maturitas, tetapi membangun sistem pengendalian yang benar-benar bekerja. (AOL)
| Diskominfo Kalsel Siapkan Layanan Publik Satu Pintu Lewat Rakat Banua |
|
|---|
| Pascalibur Lebaran, Sekda Kalsel Pantau Aktivitas ASN di Diskominfo |
|
|---|
| Tetap Siaga Saat Libur Lebaran, Diskominfo Kalsel Jaga Informasi Publik dan Keamanan Siber |
|
|---|
| Puluhan Ribu Serangan Siber Terdeteksi, Pemprov Kalsel Bentuk Forum Keamanan Informasi |
|
|---|
| Perkuat Sistem Keamanan Siber, Diskominfo Kalsel Bentuk CSIRT di Seluruh Kabupaten/Kota |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/ASN-Pemprov-Kalsel-mengikuti-apel-di-Kantor-Gubernur-Kalsel.jpg)