Berita HSU

Permudah Mobilitas Alat Berat, PUPR HSU Beli Kendaraan Pengangkut Ekskavator

Pemkab HSU memiliki 7 Ekskavator amphibi yang digunakan untuk penanganan lahan di HSU

Tayang:
Penulis: Reni Kurnia Wati | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/Reni Kurnia Wati
PEMKAB HSU- Ekskavator amphibi yang dimiliki Pemkab HSU 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Pemerintah Daerah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) saat ini memiliki tujuh ekskavator amphibi.

Alat berat ini membantu untuk penanganan daerah rawa sesuai dengan kondisi di HSU. Untuk pembukaan lahan rawa, pengerukan dan pendalaman rawa saluran air. 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Amos Silitonga mengatakan saat ini sudah bekerjasama dengan tujuh operator alat berat yang sebelumnya telah melalui tahap seleksi. 

“Untuk memudahkan mobilitas tahun ini juga dilakukan pengadaan kendaraan untuk mengangkut ekskavator yaitu jenis truk lowbed yang baru saja datang,” ujarnya, Kamis (10/12/2025).

Baca juga: Debit Air Sungai Meninggi, Anggota Polres HSU Rutin Cek Pintu Air dan Bersihkan Sampah

Amos menambahkan nantinya untuk penggunaan alat berat akan dilakukan secara swakelola dimana bekerjasama dengan pihak lain seperti desa. 

Untuk pihak yang melakukan pengajuan pekerjaan menggunakan ekskavator harus mencantumkan tujuan dari aktivitas yang dilakukan.

“Misalnya untuk membersihkan daerah rawa, perlu tujuan jelas dimana nantinya lahan tersebut akan digunakan untuk lahan pertanian misalnya jangan sampai pekerjaan yang dilakukan tidak memberi manfaat yang jelas,” ujarnya. 

Perawatan alat berat ekskavator amphibi juga sangat diperhatikan, seperti penggunaan bahan bakar hanya menggunakan  pertamina dex untuk menjaga mesin tetap dengan performa terbaik. 

“Saat ini kami juga berupaya untuk adanya mekanik khusus, selama ini masih menggunakan mekanik lepas tanpa ada ikatan kerja,” ujarnya. 

Baca juga: Sempat Jadi Jalan Alternatif, Kerusakan Jalan Desa Panangian HSU Bakal Diperbaiki di 2026

Saat ini ekskavator amphibi sudah mulai digunakan untuk menghilangkan gulma susupan gunung yang mulai memenuhi daerah rawa dan menjadi penyebab penyempitan lahan pertanian. 

Tahun depan program ini akan digencarkan agar lahan pertanian bisa semakin luas. (Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati)

 

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved