Berita Kalsel

Meski Cuaca Stabil, Warga Kalsel Diminta Waspada Ancaman Banjir dan Longsor di Februari

Berdasarkan analisis BMKG Kalimantan Selatan, curah hujan Februari 2026 di wilayah Kalsel diprakirakan berada pada kategori menengah hingga tinggi.

|
Banjarmasin Post/Muhammad Syaiful Riki
BANJIR - Sejumlah anak berjalan menerobos genangan banjir di Desa Sungai Tabuk Keramat, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, sementara warga lain menggunakan perahu untuk beraktivitas, Kamis (8/1/2026). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU – Meski belakangan terakhir cuaca cerah, ancaman bencana hidrometereologi di Kalimantan Selatan pada awal 2026 ini belum sepenuhnya berakhir.

Pasalnya, prakiraan curah hujan menengah hingga tinggi masih berpotensi mengguyur sebagian besar wilayah Kalsel.

Kepala BPBD Kalsel, Ronny Eka Saputra memperingatkan agar pemerintah kabupaten/kota dan masyarakat dapat meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman banjir, tanah longsor, dan genangan di wilayah rawan.

“BPBD menyampaikan ringkasan prediksi curah hujan sebagai peringatan dini, sehingga langkah antisipasi bisa dilakukan lebih awal,” ujar Ronny, Kamis (22/1/2026).

Berdasarkan analisis BMKG Kalimantan Selatan, curah hujan Februari 2026 di wilayah Kalsel diprakirakan berada pada kategori menengah hingga tinggi.

Sejumlah kabupaten/kota masuk dalam status Waspada dan Siaga dengan intensitas hujan berkisar 150–300 mm per dasarian, sementara tidak terdapat wilayah dengan status Awas.

Baca juga: Kawal Warga Datar Mangkung HSS Menyeberang Gunakan Getek, Kopda Herlan Akui Padat Sejak Pagi

Di sisi lain, BMKG Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor mencatat kondisi cuaca Kalsel pada akhir Januari 2026 relatif stabil. Prakirawan BMKG Puteri Cahyaningsih menyampaikan, pada periode 21–27 Januari 2026 cuaca umumnya berawan dengan potensi hujan ringan di hampir seluruh wilayah.

“Tidak terdapat peringatan dini cuaca ekstrem selama periode tersebut, namun masyarakat tetap diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak cuaca,” kata Puteri, Rabu (21/1/2026).

BMKG memprakirakan kondisi berawan dan hujan ringan terjadi merata, mulai dari wilayah utara seperti Tabalong, Balangan, dan Hulu Sungai Utara, hingga wilayah barat dan selatan yang mencakup Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Selatan, Tapin, Barito Kuala, Kabupaten Banjar, Kota Banjarmasin, Banjarbaru, Tanah Laut, serta wilayah timur seperti Tanah Bumbu dan Kotabaru.

Meski tanpa cuaca ekstrem, BMKG mengingatkan adanya potensi gelombang laut setinggi hingga 2,5 meter di perairan Tanah Laut, Tanah Bumbu, dan Kotabaru pada 21–24 Januari 2026.

Selain itu, potensi pasang air laut maksimum juga diprakirakan terjadi di Perairan Muara Sungai Barito dan Perairan Kotabaru yang berisiko memicu banjir rob di wilayah pesisir dan bantaran sungai.

BPBD Kalsel dan BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi resmi cuaca, meningkatkan kewaspadaan di wilayah rawan, serta segera melaporkan kondisi darurat kepada pihak berwenang guna meminimalkan risiko dan dampak bencana hidrometeorologi. (Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Syaiful Riki)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved