Berita HSS
Puluhan Reklame Liar, Dicopot Petugas Satpol PP dan Damkar HSS dari Tiang Listrik dan Pohon
Dalam peraturannya sudah jelas pohon dan tiang listrik tidak boleh dipasangi reklame maupun spanduk dan sejenisnya,
Penulis: Adiyat Ikhsan | Editor: Ratino Taufik
BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Reklame dan spanduk liar yang terpasang tidak pada tempatnya dan menyalahi peraturan ditertibkan oleh Satpol PP dan Damkar Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).
Pencopotan menyasar di lokasi-lokasi, seperti tiang listrik dan pohon.
Dalam peraturannya sudah jelas pohon dan tiang listrik tidak boleh dipasangi reklame maupun spanduk dan sejenisnya, apalagi menggunakan paku yang dapat menyebabkan pohon mati.
Kepala Satpol PP dan Damkar HSS, Iwan Friady saat dikonfirmasi Banjarmasinpost.co.id melalui Kabid Trantibum Indera Darmawan mengatakan, penertiban dilakukan sepanjang jalan Sudirman di Kecamatan Kandangan, Sungai Raya, dan Simpur.
“Telah dilepas dan diamankan. Jumlahnya sebanyak 18 reklame di 17 titik, rata-rata menempel di pohon dan di tiang telepon/ listrik,” katanya, Kamis (22/1/2026).
Baca juga: Polisi Tangkap Oknum ASN di Tabalong, Embat Sepeda Motor Setelah Bobol Rumah Tetangga
Reklame atau sejenisnya yang dilepas, diantaranya dari jasa peninggi badan, Maxim, dan promosi mobil.
Tidak hanya itu, selain pohon dan tiang listrik pemasangan di media jalan juga tidak diperbolehkan. Mengingat kemungkinan mengganggu pemandangan dan arus lalu lintas, karena khawatir menutup rambu-rambu.
Pihaknya menegaskan, objek pajak reklame agar selalu mematuhi proses izin reklame dan taat terhadap pajak yang dikenakan.
“Agar bisa diingat dan dipatuhi oleh masyarakat atau badan usaha swasta dan lainnya,” sampainya.
Sementara, reklame yang telah dicopot tadi diamankan petugas ke kantor Satpol PP dan Damkar HSS.
(Banjarmasinpost.co.id/Adiyat Ikhsan)
| Imbas Banjir di Loknyiur HSS, Kebun Cabai dan Timun warga Terendam |
|
|---|
| Update Banjir HSS, Debit Air di Loknyiur Mulai Turun, Pertanian dan Infrastruktur Terdampak |
|
|---|
| Banjir Kiriman Genangi Loknyiur Desa Bamban HSS, Warga: Baru Tahun ini Sampai Masuk Rumah |
|
|---|
| Debit Sungai Amandit di Loksado HSS Mulai Surut, Tapi Air Masih Keruh |
|
|---|
| Banyak Guru ASN yang Pensiun, HSS Masih Memerlukan Tenaga Guru Honorer |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Petugas-Satpol-PP-dan-Damkar-HSS-menertibkan-puluhan-reklame-liar.jpg)