Berita Tanahbumbu

Innalillahi, Hasudungan bin Ca’bu Meninggal Dunia, Satu Tokoh Terlibat Berdirinya Tanahbumbu

Salah satu tokoh pendiri kabupaten ini yakni H Hasudungan bin Ca’bu (63)  meninggal dunia, Minggu (8/2/2026) dinihari

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Muhammad Fikri | Editor: Irfani Rahman
Banjarmasin Post/Muhammad Fikri
UCAPAN DUKA- suasana di depan rumah duka, banyak ucapan duka, dengan Kelurahan Tungkaran Pangeran, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, Minggu (8/2/2026) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN – Innalillahi, warga Kabupaten Tanahbumbu Kalimantan Selatan berduka. Salah satu tokoh pendiri kabupaten ini yakni H Hasudungan bin Ca’bu (63)  meninggal dunia, Minggu (8/2/2026) dinihari

Di sepanjang jalan menuju rumah duka, deretan karangan bunga dari Bupati Andi Rudi Latif hingga Sekretaris Daerah Yulian Herawati berbaris rapat, seolah memberikan pagar penghormatan terakhir bagi sang pejuang daerah.

Hasudungan bukan sekadar nama dalam daftar kader Partai Golkar. Bagi rekan-rekan seperjuangannya, ia adalah energi di balik meja-meja perundingan pemekaran wilayah dari Kabupaten Kotabaru pada tahun 2003.

"Beliau itu teman sekaligus keluarga. Saya tahu betul sepak terjangnya saat kami berjuang di panitia pengusulan pemekaran wilayah dulu," kenang H Hasanuddin, legislator yang telah mengabdi sejak 2004, dengan suara parau.

Baca juga: Misteri Mayat Bayi di Desa Barokah Tanahbumbu, Polisi Sebut Diduga Baru Lahir Langsung Dibuang

Baca juga: Lokasi Dugaan Kuyang Terekam CCTV di Bitahan Tapin, Gelap Saat Malam dan Dikelilingi Pepohonan

Di mata Hasanuddin, Hasudungan adalah perpaduan antara keramahan dan kedermawanan. Ia adalah sosok yang selalu siap berbagi pendapat dan uluran tangan bagi rekan sejawat demi kemajuan Bumi Bersujud.

Warisan Hasudungan kini tidak hanya terpahat pada papan nama Kabupaten Tanah Bumbu, tetapi juga pada jejak pengabdian putra bungsunya, M Dodi Trinur Rizky HS, yang kini meneruskan tongkat estafet di kursi DPRD.

Suasana di area belakang Langgar Ar Rahman, Tungkaran Pangeran, tampak padat sejak Minggu pagi. Ratusan pelayat, mulai dari warga biasa hingga jajaran elit politik, berkumpul untuk mengantarkan H. Hasudungan ke peristirahatan terakhirnya.

Pantauan di lokasi menunjukkan kehadiran tokoh-tokoh kunci pendiri Tanah Bumbu. Terlihat Andi Tanrang, Amang Makmur, Akhmad Rozain, hingga Ahmad Marlan berdiri di antara kerumunan pelayat. Kehadiran mereka seolah menjadi reuni kecil para pejuang daerah dalam suasana yang penuh duka.

Prosesi pemakaman berlangsung dengan sangat khidmat. Doa-doa terus dipanjatkan secara bergantian oleh para pemuka agama dan pelayat yang hadir. Pihak keluargmenyambut setiap  pelayat yang datang menyampaikan belasungkawa.

Hingga prosesi selesai, karangan bunga terus berdatangan, termasuk dari Fraksi PDIP dan keluarga besar Partai Golkar, menandakan betapa luasnya jaring persahabatan yang dirajut almarhum semasa hidupnya. 

Tanah Bumbu hari ini tidak hanya memakamkan seorang tokoh, tetapi juga mengunci satu bab penting dalam buku sejarah pembentukan daerahnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Fikri Syahrin)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved