Berita Tabalong

Program MBG di Tabalong Jalan Selama Ramadan, Saat Sekolah Libur Sasaran Hanya ke Kelompok 3B

Dijelaskannya, karena pada pekan pertama Ramadan ini sekolah di Tabalong libur, maka sasaran MBG difokuskan untuk kalangan 3B. 

Tayang:
Penulis: Dony Usman | Editor: Ratino Taufik
Banjarmasin Post/Dony Usman
MBG - Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo J saat memeriksa makanan MBG yang akan disalurkan dari SPPG Polres Tabalong, Rabu (28/1/2026) 

BANJARMASINPOST.CO.ID TANJUNG - Penyaluran makanan dari program MBG selama Ramadan di Kabupaten Tabalong dipastikan tetap berjalan.

Hanya saja ada beberapa pengaturan yang diberlakukan agak berbeda dari sebelumnya, baik terhadap jenis makanan maupun sasaran.

Koordinator Wilayah (Korwil) Badan Gizi Nasional (BGN) di Kabupaten Tabalong, Toberko, membenarkan program MBG tetap jalan selama Ramadan.

"Ramadan tidak ada libur," kata Toberko saat dikonfirmasi, Kamis (19/2/2026) siang.

Dijelaskannya, karena pada pekan pertama Ramadan ini sekolah di Tabalong libur, maka sasaran MBG difokuskan untuk kalangan 3B. 

Penerima manfaat MBG dari kalangan atau kelompok 3B itu terdiri dari ibu hamil, ibu menyusui dan juga balita, yang biasanya diantar ke Posyandu.

Baca juga: Tunggakan Pajak Rp47,8 Miliar, DJP Kalselteng Terbitkan 150 Surat Paksa

Saat ini untuk 3B yang sudah menerima MBG sudah mencapai 1.911 orang tersebar di Kecamatan Tanjung, Murung Pudak, Jaro, Muara Uya dan Kelua.

Nantinya setelah sekolah masuk lagi pada 23 Februari 2026, maka penyaluran akan kembali dilakukan untuk sasaran peserta didik. 

Sehubungan dengan puasa yang dijalankan selama Ramadan, maka jenis makanan yang dibagikan ke sekolah nantinya lebih kepada makanan yang jenisnya kering.

Tujuan untuk tidak dulu menggunakan makanan basah agar nantinya bisa tahan lama sehingga tetap aman untuk dibawa pulang ke rumah oleh peserta didik. 

Jam pengantaran dari pihak SPPG ke sekolah juga akan menyesuaikan sebelum jam pulang peserta didik. 

"Jadi sebelum peserta didik pulang, dikomunikasikan dengan pihak sekolah supaya sampai ke sasaran," katanya.

Sementara itu untuk makanan kering yang akan dibagikan pihaknya mengarahkan agar menggunakan produk UMKM lokal, bukan buatan pabrik. (banjarmasinpost.co.id/donyusman)
 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved