Berita Banjarbaru
Bahas TKA hingga MBG di Satuan Pendidikan, Konsolidasi Daerah Digelar BPMP Kalsel
BPMP Kalsel menggelar konsolidasi daerah, berbagai masalah pendidikan dibahas. Termasuk MBG hingga TKA yang digelar di sekolah.
Penulis: Rizki Fadillah | Editor: M.Risman Noor
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi (BPMP) Kalimantan Selatan menggelar Konsolidasi Daerah Tahun 2026 di Grand Qin Hotel Banjarbaru, Banjarbaru, Kamis (26/2/2026) malam.
Kegiatan yang berkangsung 26–28 Februari 2026 ini menjadi forum strategis untuk menyelaraskan program prioritas nasional dan penguatan implementasi kebijakan pendidikan di daerah.
Sebanyak 180 peserta dari unsur pemerintah pusat dan daerah, Kantor Kementerian Agama, Bappeda, UPT Kemendikdasmen, organisasi profesi, yayasan pendidikan, dan mitra pembangunan turut hadir.
Konsolidasi membahas sejumlah isu strategis, antara lain revitalisasi satuan pendidikan, digitalisasi pembelajaran, penjaminan mutu melalui Rapor Pendidikan dan Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Baca juga: DPRD Kalsel Rampungkan Raperda Penyelenggaraan Perdagangan, Diharap Meningkatkan PAD
Baca juga: Kondisi Asli Menu MBG di HST Kalsel yang Tuai Reaksi Keras Warga, Roti Menghitam dan Telur Bau Busuk
Kemudian, Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang berkeadilan, pembelajaran mendalam, koding dan kecerdasan artifisial, Tes Kemampuan Akademik (TKA), penguatan karakter, Program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta penguatan tata kelola, Dapodik, dan BOSP.
Kepala BPMP Kalsel, Yuli Haryanto, menegaskan bahwa konsolidasi ini menjadi momentum memastikan kebijakan nasional berjalan efektif di daerah melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.
“Kegiatan ini menghasilkan komitmen bersama dan rekomendasi kebijakan untuk mempercepat peningkatan mutu pendidikan di Kalimantan Selatan tahun 2026,” katanya.
Menurut Yuli, sejumlah indikator pendidikan dari kementerian telah dirilis sebagai acuan bersama. Karena itu, diperlukan sinkronisasi program prioritas nasional dengan penguatan implementasi kebijakan di daerah guna mewujudkan peningkatan mutu pendidikan yang merata.
Ia mengibaratkan konsolidasi ini seperti membangun jembatan yang menghubungkan berbagai kepentingan untuk mencapai satu tujuan bersama.
“Dengan duduk bersama, kita dapat menyelesaikan berbagai permasalahan di setiap daerah,” ujarnya.
Baca juga: Stok Bahan Pokok Aman Hingga Lebaran, Disdag Kalsel Imbau Warga Tak Panic Buying
Pada momen yang sama, BPMP Kalsel juga memberikan apresiasi kepada Disdik kabupaten/kota dan provinsi.
Selain itu, juga diberikan apresai bagi pejuang digitalisasi pendidikan dari satuan pendidikan dan apresiasi kepada mitra mendukung mutu pendidikan.
Di sisi lain, Kepala Disdik Kalsel, Galuh Tantri Narindra, menyanpaikan apresiasi digekarnya konsolidasi pendidikan dintingkat daerah ini.
“Saya mengapresiasi kegiatan ini, serta mengapresiasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten se-Kalimantan Selatan yang sudah mendapatkan penghargaan. Itu bukti nyata bagaimana mereka memajukan pendidikan di Kalsel” katanya. (Banjarmasinpost.co.id/Rizki Fadillah)
| Dugaan Bullying di Banjarbaru, Orangtua Korban dan Orangtua Terduga Pelaku Sama-Sama Lapor Polisi |
|
|---|
| Penjualan Sapi Kurban di Banjarbaru dan Banjar Mulai Meningkat, Pembeli Cari Harga Terjangkau |
|
|---|
| Verifikasi Atlet POPDA Kalsel 2026 Dimulai, Dispora Perketat Pemeriksaan Dokumen |
|
|---|
| Disporabudpar Banjarbaru Pastikan Bonus Atlet Porprov 2025 Masuk Pembahasan APBD Perubahan 2026 |
|
|---|
| Tanggapi Jalan Belum Diaspal di Shafwah Asri Banjarbaru, Pengembang: Fasum Telah Diserahkan ke Pemko |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Konsolidasi-Daerah-BPMP-Kalsel.jpg)