Sapi Mati Misterius di Tanahlaut

Polisi Telisik Kematian Enam Sapi di Kebun Warga di Pelaihari, Beberapa Saksi Dimintai Keterangan

Polisi kini memperdalam pemeriksaan saksi dan menelusuri kemungkinan adanya unsur kesengajaan dalam peristiwa

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: BL Roynalendra N | Editor: Ratino Taufik
Banjarmasin Post/BL Roynalendra N
MATI - Enam ekor sapi ditemukan mati di kebun warga Desa Pemuda, Senin (2/3) pagi. Anggota Polsek Pelaihari bersama pengamanan PTP serta aparatur Desa Pemuda langsung turun ke lokasi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Penyelidikan kasus kematian enam ekor sapi di Desa Pemuda, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), terus bergulir. 

Polisi kini memperdalam pemeriksaan saksi dan menelusuri kemungkinan adanya unsur kesengajaan dalam peristiwa yang menyebabkan kerugian hingga ratusan juta rupiah tersebut.

Kapolsek Pelaihari Iptu Benny Wishnu Wardhani mengatakan pihaknya telah memintai keterangan sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian. 

Mereka adalah AS dan S, warga Desa Pemuda, serta seorang pekerja asal Desa Sungairiam yang bekerja di area perkebunan setempat (PTP).

Selanjutnya pemilik sapi juga akan kita periksa lebih lanjut. Termasuk pemilik lahan tempat sapi ditemukan mati. 

Baca juga: Kades Pemuda Sebut Pemilik Kebun Kaget Lihat Beberapa Sapi Tergeletak, Begini Kronologinya

"Ini untuk mengetahui kronologi pasti kejadian tersebut,” ujar Benny, Selasa (3/3/2026).

Dikatakannya, pemilik sapi telah melaporkan mengenai kematian enak ekor sapi tersebut. 

"Si pemilik sapi menduga adanya kemungkinan 6 ekor sapinya itu mati karena diracun. Ini masih kami dalami," tandasnya.

Polisi akan menempuh berbagai langkah lanjutan guna memastikan penyebab kematian ternak tersebut.

“Selanjutnya kami akan melakukan upaya-upaya lanjutan untuk mengungkap penyebab kematian sapi ini dan mencari jalan penyelesaian terbaik,” tegasnya.

(banjarmasinpost.co.id/banyu langit roynalendra nareswara)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved