Berita Banjarbaru
Bapperida Banjarbaru Panggil Pengelola Dapur MBG, Sejumlah IPAL Perlu Perbaikan
Bapperida Kota Banjarbaru kembali memanggil sejumlah perwakilan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Banjarbaru
Penulis: Rizki Fadillah | Editor: Budi Arif Rahman Hakim
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Banjarbaru kembali memanggil sejumlah perwakilan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Banjarbaru, Selasa (3/3/2026).
Rapat yang digelar di Aula Kantor Baperida tersebut membahas pengelolaan dapur SPPG, terutama terkait pemenuhan izin lingkungan.
Kepala Bapperida Banjarbaru, Rahmah Khairita, mengatakan hingga saat ini terdapat 28 SPPG yang beroperasi di Kota Banjarbaru. Seluruhnya telah mengurus dan menerbitkan dokumen lingkungan berupa SPPL (Surat Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Hidup).
“Jadi semua SPPG yang ada sudah terbit SPPL-nya,” ujarnya.
Meski demikian, lanjut Rita, masih terdapat persoalan pada pembuatan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di sejumlah SPPG di Banjarbaru. Ia menyebutkan, ditemukan beberapa IPAL yang belum memenuhi ketentuan atau standar dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
Baca juga: Berkas Kasus Pembunuhan Mahasiswi oleh Mantan Polisi di Banjarbaru Masih Dipelajari Jaksa
Baca juga: Pasutri di HST Diserang di Kebun Tomat, Pelaku Diduga Gangguan Jiwa
“Nah, ini tadi sudah ditinjau oleh Dinas Lingkungan Hidup, mana saja IPAL yang memerlukan perbaikan,” katanya.
Ia menjelaskan, sesuai ketentuan, pengelola diberikan waktu selama enam bulan untuk memperbaiki IPAL. Namun, selama masa perbaikan tersebut, limbah tidak diperkenankan dibuang ke got, selokan, atau tanah masyarakat.
“Memang diberi waktu enam bulan untuk memperbaiki IPAL-nya, tetapi bukan berarti selama enam bulan itu boleh membuang sampah ataupun limbah ke got, selokan, atau ke tanah masyarakat. Limbah tetap harus dikelola, misalnya dengan cara disedot,” tegasnya.
Sementara itu, Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG Banjarbaru, Citra Nurfitriani, mengatakan, seluruh dokumen SPPL telah berproses dan masuk ke DLH.
“Kalau dari SPPL semuanya alhamdulillah berprogres. Semua dokumennya sudah masuk ke DLH. Penegasannya, untuk SPPG yang IPAL-nya belum sesuai standar, mohon segera diperbaiki, karena akan ada tindak lanjut dari pihak Pemda bagi yang tidak menunjukkan pergerakan perbaikan,” ujarnya.
Ia menyebut pihaknya secara berkala melaporkan progres atau perkembangan SPPG di daerah masing-masing kepada Badan Gizi Nasional (BGN).
“Jika ada catatan atau perbaikan yang tidak ditindaklanjuti, maka akan ada tindak lanjut dari BGN juga,” jelasnya. (Banjarmasinpost.co.id/rizki fadilah)
| Kasus 3 Orang Tewas Terlindas Alat Berat di Beruntung Baru Banjar, Operator Grader Jadi Tersangka |
|
|---|
| SPMB Gratis, Disdik Banjarbaru Ingatkan Sekolah Tidak Lakukan Pungli dalam Penerimaan Murid Baru |
|
|---|
| Jemaah Embarkasi Banjarmasin Padati Padang Arafah, Empat Calon Haji Ikuti Safari Wukuf |
|
|---|
| Wali Kota Banjarbaru Pastikan Mogok Kerja Pekerja Proyek SR Tak Korbankan Mutu Spesifikasi Teknis |
|
|---|
| Harga Sapi Kurban di Banjarbaru Jelang Iduladha, Berkisar Belasan Hingga Ratusan Juta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Rapat-yang-digelar-Badan-Perencanaan-Pembangunan-Daerah-Bapperida-Kota-Banjarbaru.jpg)