Berita Banjarbaru
Pemprov Kalsel Lantik 54 Kepsek, 14 Sekolah Masih Dipimpin Plt
Sebanyak 54 guru resmi dilantik sebagai kepala SMA, SMK, dan SLB di berbagai daerah di Kalimantan Selatan.
Penulis: Muhammad Syaiful Riki | Editor: Budi Arif Rahman Hakim
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Sebanyak 54 guru resmi dilantik sebagai kepala SMA, SMK, dan SLB di berbagai daerah di Kalimantan Selatan.
Pelantikan tersebut dipimpin Sekretaris Daerah Kalsel Muhammad Syarifuddin di Gedung Idham Chalid Banjarbaru, Senin (16/3/2026).
Menurut Syarifuddin, pengisian jabatan kepala sekolah menjadi langkah penting untuk memastikan kepemimpinan sekolah berjalan optimal sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.
“Pelantikan kepala sekolah SMA, SMK, dan SLB ini sebelumnya sempat tertunda. Hari ini dalam momen bulan puasa kita melantik para kepala sekolah tersebut,” ujarnya.
Ia berharap kepala sekolah yang baru dilantik dapat memperkuat kinerja sekolah dan berkontribusi pada peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kalsel, khususnya pada sektor pendidikan.
Baca juga: Sidak ke Pasar Kuripan, Satgas Pangan Polda Kalsel Temukan Harga Sejumlah Komoditas Melebihi HET
Salah satu indikator yang menjadi perhatian pemerintah adalah rata-rata lama sekolah, yang saat ini masih berada di kisaran 8,6 hingga 8,9 tahun.
“Harapan kita tentu semakin banyak masyarakat yang bersekolah sehingga lama sekolah bisa meningkat,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, Abdul Rahim mengatakan, pelantikan kali ini mencakup 54 kepala sekolah dari berbagai SMA, SMK, dan SLB di Kalsel.
“Pelantikan ini terdiri dari rotasi, mutasi, maupun pengangkatan kepala sekolah,” katanya.
Ia menjelaskan, penugasan guru sebagai kepala sekolah mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 7 Tahun 2025 tentang penugasan guru sebagai kepala sekolah.
Dalam aturan tersebut, masa jabatan kepala sekolah berlaku selama empat tahun untuk satu periode dan dapat diperpanjang hingga dua periode jika kinerjanya dinilai baik.
Abdul rahim menambahkan, saat ini terdapat lebih dari 200 kepala sekolah SMA, SMK, dan SLB di Kalsel. Namun masih ada sejumlah sekolah yang dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt) karena kekosongan jabatan serta beberapa kepala sekolah yang akan memasuki masa pensiun.
“Untuk yang kosong masih ada sekitar 14 sekolah yang sementara dipimpin Plt. Mudah-mudahan pada April nanti sudah bisa kita isi semuanya,” ujarnya.
Ia berharap kepala sekolah yang baru dilantik dapat meningkatkan disiplin kerja serta mutu pendidikan di sekolah masing-masing. (Banjarmasinpost.co.id/muhammad syaiful riki)
| Pemprov Kalsel Tak Berlakukan WFH, Gubernur Muhidin Nilai Tidak Urgen |
|
|---|
| Polisi Ungkap Penyebab Kematian Dua Bocah di Banjarbaru, Ada Pasir Isap di Dasar Kolam |
|
|---|
| Legalitas Aset Diperkuat Untuk Cegah Sengketa, Kanwil BPN Serahkan Sertifikat Tanah BMD di Kalsel |
|
|---|
| Karhutla Mengintai Kalsel, Asap Berisiko Ganggu Penerbangan di Syamsudin Noor Banjarbaru |
|
|---|
| Pemprov Kalsel Tak Berlakukan WFH, Gubernur: Tidak Ada Urgensi, Semua Masih Terkendali |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Penandatanganan-SK-pelantikan-kepala-sekolah-di-Gedung-Idham-Chalid.jpg)