Berita Tanahlaut
Dapur MBG Asy Syuhada Nyaris Siap, 2.500 Santri di Pelaihari Segera Nikmati Program Makan Bergizi
Dapur MBG Yayasan Asy Syuhada di kawasan belakang Kodim 1009/Tanah Laut kini telah rampung untuk selanjutnya memasok MBG 2.500 Santri
Penulis: BL Roynalendra N | Editor: Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Harapan ribuan santri di Kota Pelaihari Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), untuk mendapat akses makanan bergizi dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) kian dekat.
Dapur MBG yang dibangun Yayasan Asy Syuhada di kawasan belakang Kodim 1009/Tanah Laut kini telah rampung dan tinggal menunggu operasional.
Pimpinan Ponpes Asy Syuhada KH Ahmad Syarifuddin Noor, Kamis (19/3/2026), mengungkapkan bahwa sebelumnya pembangunan sempat terkendala keterlambatan distribusi perlengkapan dapur.
Namun kini seluruh peralatan utama telah terpasang.
“Bangunan sudah selesai. Kemarin memang sempat terhambat karena alat datangnya lambat, tapi sekarang perlengkapan dapur sudah terpasang,” ujarnya.
Baca juga: Menu MBG SPPG Kasarangan HST Dikeluhkan, Orang Tua Sebut Tempe dan Ayamnya Berlendir
Ia menambahkan, saat ini pihaknya sedang memfinalisasi data calon penerima manfaat yang sebagian besar berasal dari lingkungan pondok pesantren di sekitar Pelaihari.
Sebanyak empat pondok pesantren telah masuk dalam daftar penerima tahap awal yakni Ponpes Asy Syuhada, Raudhatul Amin, Almubarak, dan Nurul Muhibbin. Total penerima manfaat diperkirakan mencapai 2.500 orang.
Dapur MBG tersebut ditargetkan mulai beroperasi sekitar satu bulan setelah Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah nanti.
Saat ini, fokus diarahkan pada kesiapan teknis dan kelengkapan distribusi.
“Insya Allah operasional sekitar satu bulan setelah lebaran,” tambah KH Ahmad Syarifuddin Noor.
Sementara itu, data dari Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Tanahlaut mencatat terdapat 19 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah tersebut.
Sebanyak 17 unit telah beroperasi, sementara dua lainnya masih dalam tahap persiapan di wilayah Kurau dan Kintap.
Selain itu, tiga unit SPPG di wilayah terpencil—Muarakintap (dua unit) dan Pantaiharapan—telah selesai dibangun namun belum beroperasi.
Adapun sebaran SPPG aktif meliputi Saranghalang, Angsau 1 dan 2, Telaga, Ujung, Simpangempat Sungaibaru, Sungaicuka, Kintapura, Sungaipinang, Batumulia, Nusaindah, Jilatan, Alur, Lianganggang, Karangtaruna, Panggung, hingga Batakan.
Baca juga: Nasib Pegawai SPPG yang Sindir Penerima MBG “Rakyat Jelata Kurang Bersyukur”, Kini Telah Dipecat
Kehadiran dapur MBG ini diharapkan menjadi penguat program pemenuhan gizi di lingkungan pesantren, khususnya bagi santri yang selama ini mengandalkan konsumsi sederhana sehari-hari.
Dengan kesiapan dapur yang hampir rampung, ribuan santri di Pelaihari kini tinggal menunggu realisasi distribusi makanan bergizi secara rutin pascalebaran.
(banjarmasinpost.co.id/banyu langit roynalendra nareswara)
| Tanahlaut Kerahkan Personel dan Armada Siaga Karhutla, Bupati H Rahmat Ingatkan Bahaya Puntung Rokok |
|
|---|
| DPRKPLH Tanahlaut Tambah Bak Sampah Palpalan, Warga Apresiasi Respons Keluhan dan Harapkan Hal Ini |
|
|---|
| Personel Polres Tanahlaut Dibekali Pemahaman Hukum, Warga Berharap Pelayanan Makin Profesional |
|
|---|
| Sertijab di Lingkungan Polres Tanahlaut, Lima Perwira Berganti Termasuk Kapolsek Pelaihari |
|
|---|
| Bak Sampah Hilang Warga Keluhkan Kebersihan Palpalan, Ini Langkah DPRKPLH Tanahlaut |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Dapur-MBG-Asy-Syuhada.jpg)