Berita Tanahlaut
Viral Kericuhan di Depan Minimarket Kecamatan Batibati Tanahlaut, Diduga Dipicu Kembang Api
Sebuah video kericuhan (disebut-sebut perkelahian) berdurasi sekitar 15 detik viral di media sosial dan menjadi perbincangan warga Kabupaten Tanahlaut
Penulis: BL Roynalendra N | Editor: Budi Arif Rahman Hakim
BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Sebuah video kericuhan (disebut-sebut perkelahian) berdurasi sekitar 15 detik viral di media sosial dan menjadi perbincangan warga Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), Sabtu (21/3/2026).
Peristiwa tersebut disebut terjadi di depan sebuah minimarket di Batibati, pada tengah malam hari tadi atau Sabtu dinihari.
Dalam video yang beredar luas, tampak puluhan anak muda berkerumun di halaman minimarket yang berada di tepi Jalan A Yani.
Situasi dengan cepat memanas, sejumlah orang terlihat saling dorong, adu pukul, hingga melempar benda di lokasi kejadian. Juga terlihat lesatan kembang api.
Baca juga: Banjir Pelanggan, Tukang Cukur di Kotabaru Ini Baru Potong Rambut di Malam Takbiran
Baca juga: Prakiraan Cuaca Kalsel Hari Kedua Idul Fitri Minggu 22 Maret 2026, Hujan Turun Sejak Pagi
Informasi yang beredar menyebutkan perkelahian itu terjadi di kawasan Batibati. Namun, saat dikonfirmasi, Kepala Desa Batibati, H Mulyadi membenarkan adanya kejadian tersebut, meski memastikan lokasi tepatnya berada di desa lain.
“Memang ada kejadian itu, tapi bukan di wilayah kami. Itu di Desa Ujung,” ujarnya singkat.
Sementara itu, Kepala Desa Ujung, H Andi mengaku tidak berada di lokasi saat kejadian berlangsung. Meski demikian, ia sempat menerima informasi terkait peristiwa tersebut dari warga.
“Saya tidak di tempat kejadian, tapi sempat mendengar ada perkelahian. Informasinya dipicu oleh kembang api,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa pihak yang terlibat bukan merupakan warga Desa Ujung, melainkan orang luar daerah.
“Warga yang terlibat bukan warga Desa Ujung, melainkan orang luar,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kronologi lengkap maupun jumlah pihak yang terlibat dalam insiden tersebut.
Warga pun berharap kejadian serupa tidak kembali terulang, terutama di ruang publik yang rawan memicu kerumunan. (banjarmasinpost.co.id/banyu langit roynalendra nareswara)
| Kejanggalan Situasi Sebelum Penemuan Pekerja yang Meninggal di Toilet Perusahaan Tanahlaut Kalsel |
|
|---|
| Tujuh Gerai KDMP di Tanahlaut Rampung Dibangun, Bangunan Megah Seperti Retail Minimarket Modern |
|
|---|
| Pekerja Ditemukan Meninggal di Toilet Perusahaan di Tanahlaut, Polisi: Tak Ada Tanda Kekerasan |
|
|---|
| 21 Siswa di Kintap Lulus Seleksi Bekerja di Perusahaan Tambang, Kepsek Ucap Syukur |
|
|---|
| Edukasi B2SA Digaungkan, Warga Tanahlaut Berharap Pola Makan Sehat Keluarga Kian Meningkat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/kericuhan-di-batibati.jpg)