Berita HSS

Tragedi Berdarah di Daha Selatan, Kapolres Ingatkan Bahaya Miras dan Membawa Sajam

Kapolres HSS AKBP Awaluddin Syam mengingatkan bahaya miras dan kebiasaan membawa sajam. Keduanya menjadi pemicu pembunuhan di Daha Selatan

Tayang:
Penulis: Adiyat Ikhsan | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/Adiyat Ikhsan
KONFERENSI PERS- Kapolres HSS AKBP Awaluddin Syam pimpin Konferensi Pers terkait dua tindak pidana menyebabkan orang lain meninggal dunia, ka menegaskan bahaya minuman beralkohol dan membawa Sajam, Kamis (26/3/2026). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Berkaca dari beberapa kejadian penusukan yang menyebabkan orang meninggal dunia di wilayah hukum Polres Hulu Sungai Selatan (HSS) baru-baru tadi, erat dengan minuman keras (miras) dan membawa senjata tajam.

Seperti dua kejadian di wilayah Polsek Daha Selatan. Tersangka Arif yang menusuk temannya, Ruslan saat berada di Jembatan Desa Banjarbaru akibat emosi dan tersinggung.

Kejadian ke dua, seorang anak tiri, yakni Jikri memukuli ibu kandung lantaran tidak dikasih uang untuk beli rokok dan menusuk ayah sambung, Pahri sampai meninggal dunia saat mencoba melerai.

Saat kejadian, ke dua tersangka dari dua perkara berbeda, dalam pengaruh minuman keras (miras) dan membawa Sajam.

Baca juga: Motif Asli Pemuda di Daha Selatan HSS Kalsel Sampai Tega Tusuk Temannya Hingga Meninggal

Hal ini, menjadi atensi Polres HSS beserta Polsek jajaran, Jumat (27/3/2026).

Kapolres HSS AKBP Awaluddin Syam menilai kebiasaan ini sangat tidak baik dan tentunya membahayakan.

“Maka itu, kami ingatkan masyarakat agar menghindari minuman beralkohol. Sebab pengaruhnya dapat menghilangkan kesadaran, membuat seseorang berpikir pendek. Sekitar kita dapat menjadi pelampiasan, ditambah membawa Sajam sangat membahayakan,” jelasnya.

Kapolres HSS, tegaskan agar masyarakat menghindari minuman beralkohol, termasuk membawa Sajam tanpa kepentingan yang sah.

Kebiasaan ini harus dihentikan, karena sangat membahayakan dan kerap menjadi pemicu utama terjadinya tindak pidana kekerasan mengakibatkan luka berat hingga hilangnya nyawa.

“Percayalah, situasi Kamtibmas di HSS kondusif, tidak perlu berjaga-jaga diri dengan membawa Sajam, apapun alasannya,” terangnya.

Baca juga: Terduga Bandar Narkoba, Dibekuk Anggota Polsek Daha Selatan HSS Bersama Barang Bukti 55 Gram Sabu

Sebagai pengingat, Polres HSS baru saja menggelar pengungkapan dua perkara kasus tindak pidana menghilangkan nyawa orang lain di wilayah Polsek Daha Selatan di Aula Amandit, Mapolres HSS, Kamis (26/3/2026) lalu.

Dari kejadian tersebut dua orang meninggal dunia  usai dianiaya menggunakan Sajam, saat sedang pengaruh minuman beralkohol.

(Banjarmasinpost.co.id/Adiyat Ikhsan)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved