Berita kotabaru

Sebaran Kasus DBD di Kotabaru, Berikut Data Beberapa Tahun Terakhir 

Dinas Kesehatan Kotabaru mencatat, pada dua tahun terakhir setidaknya ada 156 temuan kasus DBD di Bumi Saijaan

Penulis: Muhammad Tabri | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/Muhammad Tabri
DBD- Fogging yang dilakukan Tim Surveilans Puskesmas Berangas usai temuan kasus positif DBD di Desa Sungai Limau, Kamis (9/4/2026).   

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Temuan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan terus terjadi hampir di setiap tahun.

Dinas Kesehatan Kotabaru mencatat, pada dua tahun terakhir setidaknya ada 156 temuan kasus.

Masing-masing 67 temuan di 2024 dan 89 kasus di 2025.

Dikatakan Kabid Penelaah Dinkes Kotabaru, Ardiansyah, untuk 2026 di tahun berjalan, sudah ada 16 temuan, termasuk yang terbaru di Deda Sungai Limau, Kecamatan Pulaulaut Timur.

Baca juga: Kasus DBD di TanahBumbu Meningkat, Dinkes Imbau Warga Rutin Kuras Bak Mandi Seminggu Sekali

Baca juga: DBD Melonjak,  UDD PMI Kota Banjarmasin Kewalahan Sediakan Permintaan Trombosit

Sebelumnya, temuan juga ada si Serongga, Sengayam, Tanjung Lalak dan beberapa desa lainnya.

"Kami juga tidak tinggal diam, beberapa upaya pencegahan dan penanganan juga dilakukan secara berkelanjutan," bebernya, Jumat (10/4/2026).

Di antaranya surveilans penemuan kasus aktif, survei jentik berkala pada daerah endemis, sosialisasi tentang pencegahan dan penanganan DBD di masyarakat, pemberantasan sarang nyamuk dengan melibatkan peran serta masyarakat, abatesasi, hingga fogging.

Ardiyansyah juga menegaskan, sejak tahun lalu seluruh Puskesmas di Kotabaru sudah dilengkapi dengan mesin fogging dan kelengkapan operasional.

Langkah ini dipersiapkan agar penanganan bisa lebih cepat dilakukan di masing masing puskesmas. (Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Tabri)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved