Berita Banjarbaru
Puluhan SD di Banjarbaru Dipimpin Plt Kepsek, Komisi I DPRD Minta Segera Diisi Definitif
Ketua Komisi I DPRD Banjarbaru, Ririk Sumari menyoroti kekosongan sejumlah jabatan kepala sekolah jenjang sekolah dasar (SD) di Kota Banjarbaru
Penulis: Rizki Fadillah | Editor: Budi Arif Rahman Hakim
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banjarbaru, Ririk Sumari menyoroti kekosongan sejumlah jabatan kepala sekolah (Kepsek) jenjang sekolah dasar (SD) di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan.
Ririk memberikan catatan terkait kekosongan jabatan kepala sekolah definitif pada sekitar 20 SD yang saat ini masih diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt).
Ia berharap dan mendorong, pada tahun ajaran baru yang akan datang, seluruh posisi Kepsek yang disii Plt tersebut sudah diisi oleh kepala sekolah definitif.
“Komisi I akan mendiskusikan lagi dengan teman-teman Dinas Pendidikan dan juga BKPSDM supaya ada percepatan. Karena tidak mungkin kita Plt terus, per empat bulan atau tiga bulan diperpanjang lagi,” katanya.
Ririk mengatakan, kemunginan penyebab kekosongan jabatan definisif kepsek SD dikarenakan banyak kepsek pensiun, sementara penggantinya dari unsur guru banyak yang belum memiliki sertifikat kecakapan sebagai kepsek.
Komisi I DPRD akan mendorong Dinas Pendidikan dan BKPSDM untuk berkolaborasi melakukan percepatan pembimbingan sertifikasi bagi guru yang berkompeten.
Menghindari perpanjangan masa jabatan Plt yang berulang-ulang agar manajemen sekolah tidak terhambat.
Baca juga: Nobar Film Pesta Babi di Banjarbaru, Berawal Dari Penasaran Setelah Jadi Perbincangan Publk
Baca juga: Nobar Film Pesta Babi oleh Mapala Meratus UIN Antasari Berlangsung Kondusif dan Aman
“Ini jadi PR kita juga, makanya tadi kita minta BKPSDM berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan supaya guru-guru yang berkompeten dibimbing untuk mendapatkan sertifikat tersebut. Harapannya di bulan Juni atau awal Juli sudah selesai agar tidak mandek formasinya,” katanya.
Di sisi lain, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Banjarbaru, Slamet Riyadi, mengatakan pihaknya telah menggelar rapat bersama Wali Kota dan Disdik Banjarbaru menyelesaikan masalah banyaknya kekosongan jabatan Kepsek SD ini.
“Jadi memang arahan Ibu Wali Kota agar segera diisi untuk didefinitifkan sebelum akhir tahun pelajaran ini,” katanya mengungkapkan hasil rapat.
Ia juga menyebut usulan penetapan Kepsek definitif saat ini sedang berproses di BKPSDM dan berkaitan dengan sistem e-Mutasi di BKN.
Menurutnya, tingkat SMP dan TK sudah mendapat rekomendasi, sementara tingkat SD masih dalam proses.
“Karena ada sistem e-Mutasi di aplikasi itu, di mana pejabat yang lama harus diberhentikan dulu. Jadi PLT yang selama ini kosong, mudah-mudahan bulan ini bisa selesai untuk diserahterimakan,” katanya.
Slamet juga mengungkapkan syarat jadi menjadi Kepsek saat ini harus memiliki sertifikat dan lulus BCKS (Bakal Calon Kepala Sekolah).
“Sementara yang habis periodenya ini ada beberapa yang memang tidak punya sertifikat BCKS. Di lapangan saat ini, yang sudah lulus dan punya sertifikat BCKS kan belum banyak. Jadi untuk mengisi kekosongan itu, kendalanya salah satunya adalah ketersediaan sumber daya yang memiliki sertifikat dan lulus BCKS tadi,” pungkasnya. (Banjarmasinpost.co.id/rizki fadillah)
| DPRD Soroti Banyaknya Jabatan Kepsek Sekolah Dasar Diisi PLT di Banjarbaru, Pemko Ungkap Kendalanya |
|
|---|
| Hadir di Women Ecopreneurs Market Day, SBK Sasirangan Bawa Semangat Kain Ramah Lingkungan |
|
|---|
| Tak Pakai Barcode, Teknologi Canggih di SPBKB Banjarbaru Ini Cegah Penyalahgunaan BBM Bersubsidi |
|
|---|
| Tim Satgas BBM Pantau SPBU di Kalsel, Karo Ops: Laporkan Jika Ada Penyelewengan |
|
|---|
| Diduga Sopir Ngantuk, Truk Masuk Got di Landasan Ulin Banjarbaru |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Siswa-siswi-di-halaman-salah-satu-Sekolah-Dasar-SD-di-Banjarbaru.jpg)