Berita Banjarbaru
Melihat Satu Peternakan Sapi Loktabat Banjarbaru Jelang Iduladha, Darmaji: Sapi Bali Paling Dicari
Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, hewan qurban seperti sapi maupun kambing mulai dicari oleh masyarakat muslim
Penulis: Rizki Fadillah | Editor: Irfani Rahman
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU -Jelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, hewan qurban seperti sapi maupun kambing mulai dicari oleh masyarakat muslim yang ingin berqurban.
Salah satu kandang ternak di Kelurahan Loktabat Selatan, Kecamatan Banjarbaru Selatan, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan milik Darmaji telah menyiapkan stok hewan Kurban.
Pemilik kandang, Darmaji, mengatakan pada Hari Raya Iduladha 2026 tahun ini, ia menyiapkan sebanyak 40 ekor sapi, lebih sedikit dari tahun lalu.
“Jadi kita menyiapkan pun agak turun. Dari tahun kemarin itu kita menyiapkan 70 ekor, tahun ini cuman 40 ekor,” katanya Selasa (19/5/2026).
Darmaji mengungakapkan daya beli di kandangnya pada Iduladha ini tidak seperti tahun sebelumnya. Hal ini salah satu ha disebabkan oleh meningkatnya jumlah peternak dan pasokan sapi yang datang dari NTB dan Sulawesi.
Baca juga: BREAKING NEWS- Satu Warga Sungai Pinang Banjar Mengamuk, Bacok Ayah dan Dua Tetangga, Satu Tewas
Baca juga: Pelaku Pembacok Ayah dan Dua Tetangga di Sungai Pinang Banjar Mengaku Dapat Bisikan Misterius
“Daya beli sebetulnya di kandang kita ya agak berkurang, karena jumlah peternak dan sapi yang datang dari wilayah Sulawesi. kalau sapi ini dari NTB, dari Sulawesi, jumlah yang datang banyak,” ungkapnya.
Meski demikian, ia tidak mengeluh terhadap daya beli sapi saat ini. Sebab kalaupun tidak laku jelang Iduladha, stok sapi yang tersisa masih bisa dijual di kemudian hari atau dikembangbiakan.
Pada H-9 Iduladha, ia mengaku sapi dikandanganya sudah laku sebanyak 30 ekor dan tersisa 10 untuk yang dijual buat qurban.
“Jadi ya tadi sama, mungkin kita bagi-bagi rezeki. Semakin banyak peternaknya, semakin banyak sapi yang datang, rezekinya berbagi-bagi. Jadi kita jumlahnya agak berkurang dari tahun kemarin,” ujarnya.
Masih lanjut Darmaji, sapi jenis Bali menjadi yang paling banyak dicari karena merupakan sapi asli Indonesia dan harganya lebih terjangkau. Harga sapi ini berkisar antara Rp17 juta hingga Rp25 juta.
Sementara untuk jenis lain seperti Limosin dan Simmental, harganya jauh lebih tinggi, berkisar dari Rp30 juta hingga Rp100 juta, karena ukurannya yang besar.
Hewan-hewan kurban seperti sapi dan kambing yang ada di kandang miliknya juga terjaga kesehatannya dan telah dipastikan tidak terkena penyakit karena cukup sering diperiksa oleh dokter hewan.
Seperti pada Selasa (19/5/2026) perugas dari Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Banjarbaru mengunjungi kandang hewan milik Darmaji sekaligus memastikan kesehatan hewan disana jelang Iduladha.
(Banjarmasinpost.co.id/Rizki Fadillah)
| Jelang SPMB, Wali Kota Lisa Halaby Larang Keras Pungutan dan Sumbangan Sekolah di Banjarbaru |
|
|---|
| Aksi Nasional Pencegahaan Penyalahgunaan OOT di Banjarbaru, BBPOM Lakukan Pengawasan Hulu ke Hilir |
|
|---|
| SPMB SMA 2026 di Kalsel Dibuka Juni, Jalur Prestasi Kini Gunakan Hasil TKA |
|
|---|
| Fokus Penanganan Psikologis Anak Dugaan Perundungan, Wali Kota Banjarbaru Ajak Orang Tua Berdamai |
|
|---|
| 216 Personel Brimob Polda Kalsel Digembleng 8 Hari, Kapolda Tekankan Mental dan Jiwa Juang Pelopor |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Kadang-hewan-sapi-milik-Darmaji-di-Loktabat-Selatan-Banjarbaru.jpg)