Berita Banjarbaru

Guru Agama di Banjarbaru Tewas Tersetrum, Polisi: Diduga Mau Perbaiki Mesin Air

Seorang guru agama tewas tersetrum di Jalan Tambak Buluh RT 02 RW 06, Kelurahan Landasanulin Timur, Banjarbaru

Tayang:
Humas Polres Banjarbaru
EVAKUASI- Korban kesetrum atau  tersengat aliran listrik di  di belakang Kantor PT Berkah Usaha Unggul di Jalan Tambak Buluh Rt 02 Rw 06 Kelurahan Landasan Ulin Timur Kecamatan Landasan Ulin Kota Banjarbaru, Jumat (29/5/2026). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Seorang guru agama tewas tersengat aliran listrik di belakang Kantor PT Berkah Usaha Unggul di Jalan Tambak Buluh RT 02 RW 06, Kelurahan Landasanulin Timur, Kecamatan Landasanulin Kota Banjarbaru, Jumat (29/5/2026).

Korban diketahui bernama Ahmad (47) warga Perdagangan, Jalan P Suriansyah Ujung RT 03 RW 05, Kelurahan Mentaos, Kecamatan Banjarbaru Utara, Kota Banjarbaru.

Kapolres Banjarbaru melalui Kasihumas Polres Banjarbaru, Ipda Kardi Gunadi membenarkan adanya kejadian tersebut.

Disampaikan dia, petugas menerima laporan dari warga jika mana ada warga tersengat listrik. 
Mendapat informasi tersebut, Polsek Lianganggang dipimpin Kapolsek Lianganggang, Kompol Heru Setiawan didampingi Kanitreskrim, Iptu Isman Riskadani, beserta Pawas, Ipda Syaiful Anwar mendatangi TKP, dan ternyata benar perihal kejadian tersebut.

Baca juga: Harga Mantan Striker Barito Putera Asli Banjarmasin Ini Tembus Rp 1,74 Miliar Usai Bantu Adhyaksa FC

Baca juga: Polisi Tidur di Jalan Intan Sari Banjarbaru Kalsel Dikeluhkan Pengguna Jalan, Posisinya Membahayakan

"Dari keterangan saksi sekitar pukul 10. 57 Wita korban datang ke TKP (Kantor PT Berkah Usaha Unggul), masuk ke halaman dan parkir mobil, selanjutnya masuk sekitar kantor. Lalu saksi mencari korban di mana sering berada (musala) dan tidak ada. Kemudian saksi mencari korban di bagian belakang kantor samping mosala dan menemukan korban dalam keadaan terbaring di bawah tandon dengan miring. Selanjutnya saksi memberitahukan kejadian tersebut kemudian selanjutnya menghubungi Polsek Lianganggang," urainya. 

Dari keterangan saksi, sambung Kasihumas, juga didapat keterangan, korban sering ketempat tersebut sebagai tempat persinggahan.

Selanjutnya korban dilakukan pemeriksaan oleh Tim Identifikasi oleh Unit Identifikasi Polres Banjarbaru, kemudian korban dibawa ke RSUD Banjarbaru untuk dilakukan Visum Et Refertum.

"Dari hasil pemeriksaan dugaan sementara korban meninggal dunia dikarenakan tersetrum arus listrik pada saat memperbaiki mesin air," kata Ipda Kardi. (Banjarmasinpost.co.id/nurholis huda)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved