Berita Kotabaru  

Wamenko Hanif Faisol Hadir di Kotabaru, Turut Resmikan Program Bapilah 

Wamenko Bidang Pangan RI, Dr Hanif Faisol Nurofiq, Minggu (31/5/2026) hadir di Kabupaten Kotabaru, turut hadir dalam Program Bapilah

Tayang:
Penulis: Muhammad Tabri | Editor: Irfani Rahman
Diskominfo Kotabaru
Wamenko Bidang Pangan RI, Dr Hanif Faisol Nurofiq saat turut menyaksikan penimbangan sampah plastik yang ditukar dengan sembako dalam program Bapilah yang diinisiasi DLH Kotabaru, Minggu (31/5/2026). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Jelang puncak Hari Jadi Kotabaru ke-76, masyarakat Bumi Saijaan kedatangan Wakil Menteri Koordintaor (Wamenko) Bidang Pangan RI, Dr Hanif Faisol Nurofiq, Minggu (31/5/2026).

Kedatangan Wamenko disambut Bupati Muhammad Rusli, bersama jajaran dan langsung mengikuti sejumlah rangkaian kegiatan. 

Seperti Launching Budaya Pilah dan Tanggung Jawab Sampah (Bapilah) yang diinisiasi Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Hingga penyerahan Program Sertifikat Halal Gratis kepada 112 UMKM dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal.

Di kesempatan ini, Hanif Faisol mengatakan, Kotabaru merupakan Kabupaten yang terluas di Kalimantan Selatan yang memiliki berbagai potensi, dan garis pantai yang paling panjang.

Baca juga: Peringatan Dini Potensi Banjir Pesisir di Wilayah Kotabaru 1 - 6 Juni 2026, Cek Wilayah Terdampak

Baca juga: Geger Begal Payudara Beraksi di Martapura Banjar, Bikin Resah Warga Korban Alami Trauma

"Potensi yang demikian cukup besar di Kotabaru ini harus benar-benar kita hayati, kita maknai, sebagai pemberian Allah SWT, untuk kemudian mensejahterakan masyarakat kita," ujarnya.

Ia juga menyampaikan, instruksi Presiden RI, nomor 14 tahun 2025, tentang ketahanan swasembada pangan, energi, dan air, maka Kalimantan Selatan menjadi satu dari empat provinsi prioritas untuk dibangun sebagai kawasan swasembada pangan.

Sementara itu, Bupati Muhammad Rusli, dalam sambutanya, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kehadiran Wamenko Pangan RI di Bumi Saijaan.

Ia juga menegaskan Kotabaru juga terus berkomitmen terhadap ketahanan pangan dengan terus mendukung program strategis pemerintah pusat, karena ketahanan pangan merupakan salah satu pondasi untuk membangun daerah.

"Lahan yang tersedia untuk saat ini diperkirakan sekitar 2.000 hektar yang terkelola, namun terkendala yang pertama dari sisi peralatan pengolahan yaitu Alsintan, jadi saya sangat berharap kepada Wamenko agar segera dibantu alsintan, terutama traktor tangan, eksavator dan caproni," harap Rusli.

Usai seremonial pembukaan, rombongan Wamenko juga meninjau, Gerakan Pangan Murah dari Dinas Ketahanan Pangan, kegiatan Pasar Murah dari Dinas Koperindag, dan kegiatan Tukar Sampah Plastikdengan Sembako dari Dinas Lingkungan Hidup Kotabaru yang disambut antusias masyarakat.

((Banjarmasinpost.co.id/MuhammadTabri)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved